BREAKING NEWS
 

Ary Ginanjar Dianugerahi Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya oleh Gubernur Jatim

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 5 Mei 2026 14:12 WIB
Foto: ESQ Group.

RM.id  Rakyat Merdeka - Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 di Provinsi Jawa Timur berlangsung istimewa dengan penganugerahan Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya kepada Ary Ginanjar Agustian.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Khofifah Indar Parawansa dalam upacara di Gedung Negara Grahadi, Senin (4/5/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing di Jawa Timur.

Ary Ginanjar Agustian menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi ESQ dalam pengembangan SDM berbasis talenta, teknologi, dan karakter.

Baca juga : Hajar Persita, Persebaya Masuk 5 Besar BRI Super League

“Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi momentum istimewa bagi Provinsi Jawa Timur. Alhamdulillah, dengan segala kerendahan hati, saya menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi kecil ESQ dalam pengembangan SDM berbasis talenta dan teknologi serta karakter di Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Melalui platform TalentDNA, ESQ telah mendukung pemetaan talenta secara masif di Jawa Timur, mencakup sekitar 4.400 kepala sekolah, 40.440 guru, serta 404.400 siswa SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi dan talenta individu untuk menghadapi tantangan masa depan.

Adsense

“Penghargaan pin emas Jer Basuki Mawa Beya tahun ini menjadi simbol bahwa Jawa Timur sedang bergerak menuju lumbung talenta nasional yang unggul,” lanjutnya.

Baca juga : Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa

Ia berharap, Jawa Timur dapat menjadi model nasional dalam penerapan manajemen talenta yang masif, presisi, dan real time.

“Semoga Jawa Timur menjadi modelling dan piloting nasional bagaimana manajemen talenta diwujudkan secara masif, presisi, dan real time menghadapi tantangan zaman,” harap Ary Ginanjar. 

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung talenta nasional guna menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Jawa Timur Insya Allah hari ini dan yang akan datang bersiap menjadi lumbung talenta nasional. Suatu saat TNI, Polri, kejaksaan, peradilan, hingga pelaku usaha regional, nasional, maupun global membutuhkan talenta-talenta terbaik. Ketika mencari talenta-talenta yang menjadi input dari seluruh proses yang mereka lakukan, insyaallah row input-nya bisa kita siapkan dari lumbung talenta yang ada di Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Baca juga : Kapolri Minta Jajaran Siaga Bencana Saat Libur Lebaran

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mencetak SDM Indonesia yang berkualitas, berkarakter, dan berintegritas.

“Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih bahwa sinergi semua pihak menjadi bagian yang sangat penting untuk menyiapkan SDM Indonesia yang berkualitas, berkarakter, dan berintegritas, terutama untuk menjemput Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Penganugerahan ini menegaskan komitmen Jawa Timur dalam membangun sistem pendidikan berbasis talenta dan karakter sebagai fondasi mencetak generasi unggul yang siap menghadapi dinamika global di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense