BREAKING NEWS
 

Said Iqbal Dikabarkan Merapat, Andi Gani Pilih Tetap Jadi Pemimpin Buruh

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 5 Juni 2026 17:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea. Dok. KSPSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar mengenai masuknya tokoh-tokoh buruh ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka. Salah satu nama yang disebut-sebut bakal bergabung dengan Kabinet Merah Putih adalah Presiden Partai Buruh Said Iqbal.

Di tengah kabar tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea menegaskan pilihannya untuk tetap berada di luar pemerintahan dan melanjutkan perjuangan sebagai pemimpin buruh.

Andi Gani mengungkapkan, tawaran untuk masuk ke lingkaran pemerintahan sebenarnya bukan hal baru baginya. Sejak era Presiden Joko Widodo, dirinya pernah ditawari bergabung ke kabinet. Tawaran serupa kembali datang pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk untuk memimpin Dewan Kesejahteraan Buruh setingkat menteri.

Namun, ia memilih menolak tawaran tersebut.

Baca juga : Sah, Andoni Iraola Jadi Pelatih Baru Liverpool

"Hubungan saya dengan Presiden Prabowo terjalin sangat baik. Saya juga menjelaskan kepada Presiden Prabowo soal pilihan saya untuk tetap memilih sebagai Presiden Buruh dan tetap mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto," kata Andi Gani di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, keputusan itu diambil sebagai bentuk komitmen organisasi buruh untuk tetap menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pekerja.

Adsense

Andi Gani menilai, gerakan buruh tetap membutuhkan figur yang berada di luar pemerintahan agar aspirasi pekerja dapat disampaikan secara independen.

"Saya lebih memilih jalan perjuangan sebagai Pemimpin Buruh. Saya mendoakan teman-teman buruh yang masuk di dalam pemerintahan untuk tetap memperjuangkan hak-hak buruh," ujarnya.

Baca juga : Dadan Hindayana Dicopot, Nanik Deyang Jadi Kepala BGN

Meski memilih berada di luar kabinet, Andi Gani mengaku tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekan aktivis buruh yang memutuskan bergabung dengan pemerintahan. Ia berharap keberadaan mereka dapat memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja dari dalam sistem.

Nama Presiden Partai Buruh Said Iqbal sendiri belakangan santer dikabarkan akan bergabung ke jajaran pemerintahan Presiden Prabowo. Hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait posisi yang akan ditempatinya.

Masuknya tokoh-tokoh buruh ke pemerintahan dinilai menunjukkan semakin besarnya ruang partisipasi kalangan pekerja dalam proses perumusan kebijakan nasional.

Sebelumnya, tokoh buruh Jumhur Hidayat telah lebih dulu masuk ke pemerintahan. Ia baru saja dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Baca juga : Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah, Andi Gani: 7 Ribu Buruh Siap Hadir

Kedekatan Andi Gani dengan Presiden Prabowo juga kerap terlihat dalam berbagai kegiatan. Ia beberapa kali mendampingi Presiden dalam agenda yang berkaitan dengan dunia ketenagakerjaan, termasuk peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas dan peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur.

Meski jalan yang ditempuh berbeda, baik tokoh buruh yang berada di dalam pemerintahan maupun di luar kabinet diharapkan tetap membawa semangat yang sama, yakni memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan pekerja Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense