RM.id Rakyat Merdeka - Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) DKI Jakarta menggelar Perayaan Waisak Bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) DKI Jakarta 2570 Tahun Buddhis/2026. Acara yang berlangsung di Auditorium Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, pada Sabtu (6/6), dihadiri oleh sekitar 1.000 umat Buddha.
Tahun ini, perayaan mengusung tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia” dengan konsep Waisak Nusantara. Konsep tersebut menampilkan keberagaman budaya Indonesia melalui penggunaan busana daerah, pertunjukan seni dari berbagai wilayah, lagu-lagu Buddhis, pembacaan syair suci Dhammapada, doa bersama, serta sambutan dari tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah.
Ketua MBI DKI Jakarta, Sujanto Latip, mengatakan konsep Waisak Nusantara lahir dari semangat Buddhayana yang diwariskan Yang Mulia Ashin Jinarakkhita. Semangat tersebut mengajarkan bahwa umat Buddha Indonesia dapat tumbuh sebagai Buddhis Indonesia yang mencintai, menghormati, dan bangga terhadap budaya Nusantara.
Baca juga : BAZNAS Hadirkan Penerangan Untuk Penyintas Kebakaran Kemayoran
Menurut Sujanto, perayaan Waisak tidak hanya menjadi sarana penguatan spiritual umat Buddha, tetapi juga momentum memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan dukungan sehingga rangkaian perayaan Waisak, termasuk kegiatan di Bundaran HI, dapat terselenggara dengan baik.
“Perayaan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi umat Buddha sekaligus wujud nyata toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota,” ujarnya.
Baca juga : Pesparawi 2026 di Manokwari Usung Semangat Ramah Lingkungan dan Persaudaraan
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk “Illumination of Jakarta, Glow of Peace” dalam menyambut Waisak. Program tersebut menghadirkan berbagai kegiatan spiritual, budaya, dan sosial yang melibatkan umat Buddha.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat tersebut dinilai tidak hanya memperkuat kohesi sosial, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Jakarta.
Sementara itu, Ketua Panitia Waisak Bersama KBI DKI Jakarta 2026, Irma Gunawan, menegaskan bahwa semangat Waisak harus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan dan kedamaian.
Baca juga : Waisak 2026, Menag Ajak Tebar Kebaikan, Pererat Persaudaraan dan Jaga Perdamaian
“Melalui semangat ‘Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia’, Keluarga Buddhayana Indonesia DKI Jakarta berharap perayaan Waisak tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk membangun persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menjaga kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Perayaan Waisak Bersama KBI DKI Jakarta 2026 terselenggara berkat kolaborasi berbagai elemen, antara lain Sekwil Sangha Agung Indonesia DKI Jakarta dan Banten, Yayasan Buddhayana Indonesia (Yabudhi), Wulan Bahagia, Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Wanita Buddhis Indonesia (WBI), Sekretariat Bersama PMVBI, para donatur, vihara dan cetiya, majelis-majelis agama Buddha, organisasi Buddhis, serta berbagai elemen lintas agama.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan gotong royong lintas komunitas tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan perdamaian di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.