RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengukuhkan tiga guru besar baru sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik, riset, dan inovasi. Penambahan guru besar ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan target UNJ menjadi kampus berkelas dunia.
Pengukuhan dipimpin langsung Rektor UNJ, Prof. Komarudin, di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, Kampus A UNJ, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Tiga guru besar yang dikukuhkan yakni Hidayat Humaid sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepelatihan Panahan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Prof. Dr. Wesnina, M.Sn sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Desain Busana Fakultas Teknik, serta Prof. Dr. Imam Basori, M.T sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Metalurgi Fakultas Teknik.
Rektor UNJ Prof. Komarudin mengatakan kehadiran tiga guru besar baru diharapkan semakin memperkuat budaya riset, memperluas kolaborasi lintas disiplin, serta melahirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan bangsa.
Baca juga : Kementan Dorong Durian Babel Jadi Varietas Unggul Nasional
"Ketiga orasi ilmiah tersebut merupakan wujud nyata kontribusi keilmuan yang selaras dengan komitmen UNJ untuk menghasilkan riset dan inovasi yang berdampak, sekaligus memperkuat UNJ sebagai universitas yang unggul di tingkat nasional maupun global," ujarnya.
Menurut Komarudin, penguatan sumber daya akademik menjadi salah satu fondasi penting agar UNJ mampu meningkatkan daya saing di tingkat internasional dan mewujudkan cita-cita menjadi kampus kelas dunia.
Dalam orasi ilmiahnya bertajuk "Prestasi Panahan Indonesia di Pentas Dunia", Hidayat Humaid menegaskan prestasi panahan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh bakat atlet, tetapi juga sistem pembinaan yang terintegrasi dan berbasis ilmu pengetahuan.
Ia menjelaskan pembinaan atlet perlu didukung pendekatan biomekanika, fisiologi, psikologi olahraga, serta konsep Long-Term Athlete Development (LTAD) agar mampu meningkatkan akurasi, stabilitas, dan pengendalian diri atlet secara berkelanjutan.
Baca juga : Resmikan Program B50, Prabowo Ingin Petani Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan
"Didukung potensi demografis Indonesia, tata kelola olahraga yang profesional, dan kolaborasi multidisiplin perguruan tinggi, panahan dipandang sebagai cabang olahraga strategis yang mampu mengantarkan Indonesia meraih prestasi dunia secara berkelanjutan," kata Hidayat.
Sementara itu, Wesnina dalam orasi ilmiahnya berjudul "Desain Busana sebagai Praktik Kebudayaan Merawat Humanitas di Tengah Dominasi Ekonomi dan Teknologi" menekankan bahwa desain busana bukan hanya produk industri kreatif, tetapi juga identitas sosial dan praktik kebudayaan.
Menurutnya, desain busana berbasis budaya dapat memperkuat pendidikan, industri kreatif, dan fesyen berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi, kreativitas, serta pelestarian warisan budaya sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Imam Basori memaparkan hasil penelitiannya mengenai potensi paduan kuningan sebagai material alternatif untuk peralatan bedah medis.
Baca juga : Transformasi Digital, AI Jadi Kompetensi Strategis Dunia Bisnis
Ia menjelaskan material tersebut memiliki keunggulan berupa kemudahan fabrikasi, ketahanan terhadap korosi, sifat antibakteri, serta efisiensi energi dan biaya produksi dibandingkan material konvensional.
Selain itu, menurut Imam, pengembangan smart antibacterial alloy, pemanfaatan artificial intelligence dalam desain material, teknologi manufaktur aditif, material ramah lingkungan, serta penguatan ekosistem riset nasional menjadi strategi penting untuk mendorong kemandirian industri alat kesehatan dan inovasi biomaterial di Indonesia.
Melalui pengukuhan tiga guru besar tersebut, UNJ berharap semakin memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.