RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan komitmen pemerintah membangun sumber daya manusia (SDM) yang inklusif dengan memastikan seluruh sekolah, termasuk sekolah swasta, mendapatkan perhatian yang sama. Hal itu disampaikan saat meninjau MTs Muhammadiyah I Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan usai Wapres meninjau pembangunan Jembatan Way Bungur. Peninjauan ke sekolah swasta itu menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Kedatangan Wapres disambut antusias oleh para guru dan siswa. Kepala MTs Muhammadiyah I Way Bungur, Ari Hidayat, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta yang turut berperan mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Kami sampaikan kepada Bapak Wapres bahwasanya sekolah ini adalah sekolah swasta. Namun, sama-sama tujuan kita mencerdaskan anak bangsa," ujar Ari.
Baca juga : Cek Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Wapres Harap Pedagang Makin Sejahtera
Dalam kunjungannya, Gibran meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dinikmati 82 siswa. Menu yang disajikan terdiri atas lele goreng balado, tempe bacem, tumis buncis dan wortel, serta buah jeruk.
Para siswa tampak menikmati hidangan yang disediakan. Salah satunya, Naufal Affani, siswa kelas VIII, mengaku merasakan manfaat program tersebut.
"Jadi sehat dan kenyang," kata Naufal.
Wapres mengapresiasi kualitas menu yang diberikan kepada para siswa. Meski demikian, ia menekankan pentingnya penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) mulai dari proses penyiapan hingga pendistribusian makanan agar layanan berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat waktu.
Baca juga : Layani 2,05 Juta Penumpang, ASDP Pastikan Operasional 4 Pelabuhan Utama Lancar
Selain meninjau pelaksanaan MBG, Gibran juga melihat langsung kondisi ruang belajar siswa kelas VII hingga IX. Dalam kesempatan itu, ia menemukan sejumlah ruang kelas yang masih memerlukan perbaikan, termasuk keterbatasan sarana pembelajaran seperti interactive flat panel (IFP) dan papan tulis.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Wapres langsung menginstruksikan jajarannya untuk mendata seluruh kebutuhan sekolah agar dapat diusulkan memperoleh bantuan dari pemerintah.
"Beliau mengarahkan tim beliau untuk segera dicatat untuk bantuan. Itu segera dicatat, semua segera diusulkan," ungkap Ari.
Menurut Ari, perhatian pemerintah tersebut memberikan harapan baru bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Baca juga : Pemerintah Manfaatkan Libur Sekolah Untuk Evaluasi Dan Penataan SPPG
Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut antara lain Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala SPPG Way Bungur Galih, Plt. Sekretaris Sekretariat Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Aditya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.