RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan, Sudaryono tidak akan merangkap jabatan. Sudaryono akan fokus sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang diemban sebelumnya, dilepas.
"Tidak, rencananya tidak akan merangkap jabatan," terang Prasetyo. di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7/2026).
Terkait pengisian jabatan Wamentan yang ditinggalkan Sudaryono, Prasetyo menyebut, Pemerintah belum akan menunjuk pengganti. Untuk sementara, posisi tersebut masih kosong.
Baca juga : Pramono Perkuat Program Warga Jakarta Pilah Sampah
"Belum. Nanti pada waktunya, kalau memang dirasa diperlukan untuk penguatan di Kementerian Pertanian, akan kami sampaikan kepada teman-teman media," terang Prasetyo.
Sudaryono adalan dilantik menjadi Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, sore ini, sekitar pukul 15.00 WIB. Sudaryono akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mundur karena alasan kesehatan.
“Direncanakan akan dilakukan pelantikan sore hari ini kurang lebih pukul 15.00 WIB. Definitif,” kata Prasetyo.
Baca juga : Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Batu Bara, Polisi Komit Bertindak Tanpa Pandang Bulu
Ia menambahkan, Presiden Prabowo telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN. Keputusan tersebut diambil setelah Nanik mengajukan pengunduran diri karena kondisi kesehatannya.
“Ini bukan situasi yang kita harapkan dan bukan sesuatu yang mudah untuk mencari sosok penggantinya. Namun, Bapak Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono,” ujarnya.
Menurut Prasetyo, Sudaryono dipilih karena telah terlibat sejak awal dalam penyusunan konsep Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga aktif berdiskusi dan merancang teknis pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo tersebut.
Baca juga : Harmoni Tak Bisa Dianggap Abadi, Madam Halimah: Setiap Generasi Harus Menjaganya
Selain itu, pengalaman Sudaryono sebagai Wamentan menjadi nilai tambah dalam memimpin BGN. Hal itu karena keberhasilan pelaksanaan program MBG bergantung pada ketersediaan pasokan bahan baku pangan yang didukung Kementerian Pertanian.
“Sumber-sumber bahan baku dan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis juga ditopang oleh Kementerian Pertanian sehingga beliau dinilai memahami ekosistemnya,” kata Prasetyo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.