RM.id Rakyat Merdeka - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf karena tidak bisa ikut merayakan HUT ke-81 RI di Tanah Air, ataupun menyaksikan secara langsung pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dan memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka. Sebab, di bulan Agustus ini, SBY berada di Rochester, Amerika Serikat (AS) untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan atau medical check up di Mayo Clinic. Pemeriksaan kesehatan tersebut dijadwalkan baru akan selesai pada akhir Agustus ini.
"Tim Dokter Kepresidenan yang merawat kesehatan saya, menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Mayo Clinic, di samping pemeriksaan di dalam negeri, karena saya pernah menjalani operasi pengangkatan prostat pada tahun 2021. Setiap tahun, dilakukan pemeriksaan," ujar SBY dalam keterangan video yang dirilis melalui akun Instagram @aniyudhoyono, Minggu (16/8/2026).
Baca juga : Guru Besar: Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara Bisa Motivasi BUMN
"Insya Allah, bulan September saya sudah kembali ke Tanah Air," lanjutnya.
Agenda Pembangunan Semakin Baik
SBY yang mengikuti pidato kenegaraan Prabowo di Sidang Tahunan MPR pada Jumat (14/8/2026), menilai arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah pada tahun 2027 menjadi semakin baik, semakin jelas, dan memberikan harapan baru bagi semua pihak.
Baca juga : Pidato Prabowo Bangun Kepercayaan Diri Nasional
"Memastikan bahwa ekonomi tetap tumbuh, kemudian pengangguran dan kemiskinan berkurang, pelayanan kesehatan dan pendidikan makin meningkat, infrastruktur dan sebagainya. Menurut saya, itu agenda yang sangat penting," tutur SBY.
Dukung Pertumbuhan 6%
SBY mendukung target pertumbuhan ekonomi 6 persen, yang ditetapkan pemerintah dalam RAPBN 2027. Dia pun menyampaikan pesan-pesan, agar target tersebut dapat tercapai.
Baca juga : Eddy Soeparno: Ekonomi Karbon Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia
"Saya tahu, sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6 persen itu cukup tinggi, ambisius, meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai," ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.