Sebelumnya
SBY kemudian membeberkan pengalamannya selama 10 tahun memimpin Indonesia, dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi 6 persen.
"Alhamdulillah, kemiskinan turun secara tajam, pengangguran juga begitu. Utang negara juga menurun drastis. Tetapi, GDP (produk domestik bruto/PDB, Red) termasuk income per capita meningkat secara tajam. Karena itu, 6 persen andaikata bisa diraih kembali oleh pemerintah Indonesia, akan baik dampaknya bagi rakyat kita," urainya.
SBY yang saat ini menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat mengingatkan aparat pemerintah agar bekerja dengan baik, serta fokus menjaga kesehatan fiskal untuk mendukung terwujudnya target pertumbuhan 6 persen.
Baca juga : Guru Besar: Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara Bisa Motivasi BUMN
"Dengan harapan baru ini, saya hanya ingin berpesan kepada teman-teman yang mengemban tugas di pemerintahan agar tetap konsisten, jaga betul kesehatan fiskal kita, kemudian implementasinya yang bagus, jangan ada penyimpangan di sana-sini, setiap saat dilakukan evaluasi kebijakan. Karena begitulah manajemen pemerintahan," papar SBY.
"Itulah yang ingin saya sampaikan. Great hope, tapi tantangannya juga tidak ringan. Yang penting, do your best, pemimpin dan pemerintahan kita, agar yang disampaikan di hadapan rakyat melalui mimbar di Senayan kemarin bisa diwujudkan dengan baik," imbuhnya.
SBY juga mengingatkan, bahwa sejatinya setiap kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bangsa Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik.
Baca juga : Pidato Prabowo Bangun Kepercayaan Diri Nasional
"Selamat Hari Kemerdekaan. Kita semua punya tanggung jawab sejarah, tanggung jawab moral untuk memastikan bangsa kita, negara kita makin ke depan makin baik, makin maju, makin adil, dan makin sejahtera," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.