BREAKING NEWS
 

Hadapi Karhutla, Kemenhut Perkuat Dukungan Kesehatan & Keselamatan Manggali Agni

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 26 Agustus 2026 13:48 WIB
Para personel Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pontianak. (Foto: Dok. Kemenhut)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hampir tiga minggu personel Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pontianak berjibaku mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Di tengah operasi yang masih berlangsung, Kementerian Kehutanan memperkuat perlindungan kesehatan personel melalui pemeriksaan medis, pemberian multivitamin dan nutrisi tambahan, serta dukungan oksigen portabel di Markas Daops Pontianak, Kecamatan Rasau Jaya.

Sebanyak 65 personel Manggala Agni Daops Pontianak saat ini diperkuat 15 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi, serta bekerja bersama TNI, Polri, dan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur lainnya dalam pengendalian karhutla.

Tim medis dari Klinik Pratama Manggala Wanabakti Kementerian Kehutanan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel yang meliputi tekanan darah, kondisi pernapasan, serta konsultasi medis.

Baca juga : Atasi Karhutla, Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi personel setelah menjalani operasi lapangan sekaligus memastikan kesiapan mereka untuk melanjutkan tugas dengan aman.

Kemenhut juga menyediakan multivitamin, nutrisi tambahan, dan oksigen portabel sebagai bagian dari dukungan kesehatan selama operasi berlangsung.

Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Suharyono, mengatakan, perhatian terhadap kondisi personel menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasi pengendalian karhutla, terlebih setelah pasukan bekerja dalam waktu panjang.

Adsense

“Operasi sudah berjalan hampir tiga minggu. Kita harus memastikan personel yang berada di garis depan tetap sehat dan dapat bekerja dengan aman. Mereka menghadapi panas, asap, kelelahan dan kondisi lapangan yang tidak ringan. Karena itu, dukungan kepada Manggala Agni bukan hanya soal peralatan pemadaman dan logistik operasi, tetapi juga kesehatan, nutrisi, pemulihan kondisi fisik dan keselamatan personel,” ujar Suharyono dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Baca juga : Pakar Ungkap Penyebab Karhutla: Faktor Manusia Lebih Dominan Dari El NiƱo

Menurut Suharyono, perhatian terhadap kondisi kesehatan personel merupakan tindak lanjut arahan Menteri Kehutanan kepada jajaran Kementerian Kehutanan agar penanganan karhutla tetap memperhatikan keselamatan orang-orang yang bekerja langsung di lapangan.

Pemeriksaan kesehatan juga diperlukan untuk mengetahui lebih dini apabila terdapat personel yang membutuhkan penanganan medis maupun waktu pemulihan sebelum kembali bertugas.

Sementara itu, Kepala Daops Manggala Agni Pontianak Taufik mengatakan, operasi yang berlangsung cukup panjang menuntut pengaturan kekuatan dan kondisi personel secara cermat.

Kehadiran tambahan 15 personel BKO dari Sulawesi membantu memperkuat operasi sekaligus menjaga keberlanjutan penugasan.

Baca juga : Pimpin Langsung Penanganan Karhutla, Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan

“Teman-teman sudah hampir tiga minggu berada dalam operasi. Setelah pemadaman, pekerjaan belum selalu selesai karena masih ada pendinginan dan patroli untuk memastikan api tidak kembali muncul. Dalam kondisi seperti ini, stamina dan kesehatan anggota harus benar-benar dijaga. Pemeriksaan kesehatan membantu kami mengetahui kondisi personel, sementara tambahan BKO sangat membantu menjaga kekuatan pasukan di lapangan,” ujar Taufik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Tim Kementerian Kehutanan yang diwakili Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Suharyono, bersama Plt. Kepala BPHL Wilayah X selaku Koordinator Wilayah UPT Kementerian Kehutanan di Kalimantan Barat, Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, serta tim medis Klinik Pratama Manggala Wanabakti.

Kemenhut turut memberikan apresiasi kepada Manggala Agni, termasuk personel BKO dari Sulawesi yang datang memperkuat operasi di Kalimantan Barat. Apresiasi juga disampaikan kepada TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api, relawan, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur yang bekerja bersama dalam pencegahan dan pengendalian karhutla.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense