RM.id Rakyat Merdeka - Gempa bermagnitudo 5,4 mengguncang wilayah selatan Jawa, Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026) pukul 12.40.02 WIB. Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 8,27° LS ; 109,02° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 59 km Selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah.
Berikut penjelasan Direktur Gempabumi & Tsunami BMKG, Wijayanto terkait gempa tersebut:
1. Tidak Berpotensi Tsunami
Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa M5,4 Cilacap pada siang hari ini tidak berpotensi tsunami.
2. Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Baca juga : Gempa M5,4 Guncang Cilacap Jawa Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki pergerakan turun (normal fault).
3. Getaran Gempa Terasa Hingga Pacitan
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa M5,4 Cilacap dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Kulonprogo.
Di Pangandaran, gempa terasa dalam skala II-III MMI. Sementara di Pacitan, Sleman, Wonogiri, gempa terasa dalam skala II MMI.
Baca juga : Musim Panas Panjang
Dalam skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan dalam skala III MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
4. Belum Ada Gempa Susulan
Hingga pukul 12.40.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
5. Hindari Bangunan Retak/Rusak
Warga diminta menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, untuk menghindari risiko tertimpa material bangunan, terutama saat terjadi gempa susulan.
6. Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Hoax
Baca juga : Gempa Darat M2,3 Goyang Kota Bogor, Kedalaman 3 Km
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.