RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung batuk-batuk pada Kamis (10/9/2026) pukul 09.10 WIB, dengan tinggi kolom erupsi tidak teramati.
Baca juga : Waspada, Tapi Jangan Panik
Menurut keterangan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik.
Baca juga : 5 Wartawan Hilang Di Sekitar Anak Krakatau, Pencarian Diperluas Ke Selat Sunda
Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Hindari beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.