BREAKING NEWS
 

Suratnya Belum Nyampe Di Meja Purbaya, IKN Butuh Tambahan Anggaran 15 Triliun

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Jumat, 11 September 2026 07:30 WIB
Ibu Kota Nusantara. (Foto: Dok. OIKN)

 Sebelumnya 
Di tengah polemik tambahan anggaran, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bertemu Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan digelar di ruangan Dasco, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Momen pertemuan tersebut diunggah Dasco melalui akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco. Dalam keterangannya, Dasco menyebut pembangunan pusat pemerintahan baru membutuhkan ketepatan dalam setiap tahap.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) berbincang dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat bertemu di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Instagram/sufmi_dasco)

Baca juga : KPK Finalisasi Penghitungan Kerugian Negara Kasus Iklan

"Pokok pembicaraan mengenai kawasan inti pemerintahan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta rencana pengembangan tahap berikutnya," ungkap pria yang juga Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.

Dasco memastikan DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan IKN berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Dengan begitu, anggaran yang diberikan dapat digunakan secara maksimal.

"Kami di DPR RI akan terus memeriksa capaian di lapangan dan mengoordinasikan hal-hal yang diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap sesuai rencana, anggaran, serta tepat sasaran," katanya.

Baca juga : Eva: Saya Sudah Minta BPS Periksa Proses Pendataannya

Diketahui, hingga September 2026, pembangunan IKN terus berjalan. Sejumlah fasilitas pemerintahan dan infrastruktur dasar telah berdiri dan mulai digunakan.

Namun, IKN belum sepenuhnya menjadi kota pemerintahan yang aktif dan lengkap.

Kawasan pemerintahan telah terbentuk, dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) menjadi bagian yang paling maju. Kompleks Istana Kepresidenan, kantor kementerian/lembaga, hunian ASN, serta berbagai fasilitas pendukung telah dibangun. Infrastruktur jalan dan utilitas dasar juga terus dikembangkan.

Baca juga : Wapres Minta Modifikasi Cuaca Dimaksimalkan

Tahap berikutnya adalah membuat IKN benar-benar hidup sebagai sebuah kota. Fokus pembangunan tidak lagi semata-mata pada pembangunan gedung, tetapi juga hunian ASN dan pekerja, fasilitas kesehatan, pendidikan, perdagangan dan jasa, ruang publik, transportasi, jaringan air dan listrik, hingga kawasan komersial dan investasi swasta. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense