BREAKING NEWS
 

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus RMSC Demi Hadirkan Perspektif Krisis PR

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Jumat, 18 September 2026 15:33 WIB
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Book Review dan Public Lecture yang digelar di Auditorium Vokasi UI, Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggandeng Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik di bidang public relations (PR).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Book Review dan Public Lecture yang digelar di Auditorium Vokasi UI, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan turut melibatkan LEMKASI UI. Pertemuan antara mahasiswa dan praktisi tersebut membahas dinamika pengelolaan isu, konflik, hingga krisis komunikasi yang dihadapi organisasi di dunia nyata.

Pengalaman 14 tahun Nexus RMSC dalam menangani berbagai persoalan tersebut dituangkan dalam buku Nexus Way: 14 Years of Incredible Journey in Handling Issues, Conflicts and Crises, karya Firsan Nova dan Aisyah Muftian.

Ketua Program Studi Humas Sekolah Vokasi UI mengatakan, kegiatan bedah buku dan kuliah umum merupakan bagian dari kerja sama Nexus RMSC dengan Sekolah Vokasi UI di bidang pendidikan.

“Sekolah Vokasi memiliki kurikulum 70 persen praktik sehingga kolaborasi dengan asosiasi dan industri sangat dibutuhkan. Setiap tahunnya Vokasi UI terus berupaya melakukan sinergi dengan industri agar mampu menghadirkan PR profesional yang relevan dengan perkembangan terkini,” ujarnya.

Baca juga : Diperiksa 7 Jam, Eks Kabiro Humas Kemnaker Irit Bicara Soal Kasus K3

Menurutnya, keterlibatan industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami penerapan kompetensi yang dipelajari di kampus dalam situasi profesional. Hal ini sekaligus memperkuat karakter pendidikan vokasi yang menekankan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.

Melalui kolaborasi tersebut, pengalaman Nexus RMSC dalam menangani persoalan komunikasi dan reputasi menjadi materi pembelajaran bagi mahasiswa.

Pembahasan tidak hanya mengacu pada teori, tetapi juga pengalaman praktis menghadapi isu yang berkembang menjadi konflik maupun krisis. Nexus Way Dokumentasikan Pengalaman 14 Tahun Buku Nexus Way menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan tersebut.

Buku ini mendokumentasikan perjalanan Nexus RMSC selama 14 tahun dalam menangani berbagai isu, konflik dan krisis.

Firsan Nova, penulis buku sekaligus Chief Executive Officer Nexus RMSC, membagikan pengalaman tersebut dalam sesi Book Insight.

Adsense

Menurut Firsan, pengalaman selama 14 tahun menunjukkan setiap persoalan memiliki karakter dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, strategi komunikasi perlu disesuaikan dengan konteks yang dihadapi.

Baca juga : Pemerintah Buka 25 Prodi PPDS Baru, Kejar Kekurangan 55.712 Dokter Spesialis

“Selama 14 tahun membangun Nexus, kami belajar bahwa setiap klien memiliki karakter isu dan tantangan yang berbeda. Kita harus memahami konteks, membaca risiko dan menyiapkan respons yang berbeda sesuai kondisi yang ditemui,” ujar Firsan.

Sementara itu, Aisyah Muftian, salah satu penulis Nexus Way sekaligus alumnus Vokasi UI, membagikan pengalaman menghadapi dinamika pekerjaan PR di lapangan. Dia mengatakan, praktisi komunikasi dituntut mampu beradaptasi dengan cepat karena dapat menghadapi berbagai isu dengan karakter dan kebutuhan komunikasi yang berbeda dalam waktu berdekatan.

“Dalam satu hari saja, kita bisa shifting menangani empat isu yang berbeda, dengan karakter klien dan kebutuhan komunikasi yang berbeda pula,” ujar Aisyah.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan kemampuan praktisi PR tidak hanya ditentukan penguasaan teori. Kemampuan membaca situasi, beradaptasi, bekerja cepat, dan memahami karakter persoalan juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan komunikasi.

Perkaya Literatur Public Relations Kehadiran Nexus Way di lingkungan akademik mendapat apresiasi dari praktisi PR dan komunikasi korporat.

Sari Soegondo, Executive Director IDCOMM sekaligus Ketua Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI), menilai dokumentasi pengalaman praktisi melalui buku dapat menambah referensi mengenai public relations di Indonesia.

Baca juga : Polda Metro Jaya Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap Kondusif

“Buku ini penting untuk menambah literatur tentang public relations, baik untuk dunia akademik maupun praktisi. Apa yang dituliskan di dalamnya memberikan gambaran mengenai bagaimana pengalaman di lapangan dapat menjadi pembelajaran bagi generasi berikutnya,” ujar Sari.

Menurutnya, pengalaman praktis yang terdokumentasi dapat menjadi jembatan antara pembelajaran akademik dengan dinamika yang dihadapi praktisi ketika menangani persoalan komunikasi di dunia nyata.

Hal senada disampaikan Mochammad Husni, Vice President of Corporate Communications PT Astra Agro Lestari Tbk. Dari perspektif komunikasi korporat, Husni menilai pengalaman yang dituangkan dalam Nexus Way relevan dengan kebutuhan perusahaan dalam menghadapi dinamika komunikasi.

“Karena itu, pengalaman praktis yang dibagikan melalui Nexus Way dapat menjadi salah satu bahan pembelajaran untuk memahami penerapan komunikasi strategis dalam berbagai situasi,” katanya.

Selain bedah buku dan Book Insight, kegiatan tersebut diisi talkshow bertema “Managing Issues, Conflicts, and Crises in Today’s Landscape”, sesi tanya jawab, serta peresmian buku.

Kolaborasi Prodi Humas Sekolah Vokasi UI dan Nexus RMSC menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan pembelajaran vokasi dengan pengalaman industri. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga dekat dengan perkembangan dan tantangan nyata profesi public relations.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense