BREAKING NEWS
 

Digelar di Kantor PP Bamusi

Bulan Bung Karno dan 7 Tujuh Wafatnya Taufik Kiemas Digelar Penuh Nuansa Kebangsaan dan Keagamaan

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 9 Juni 2020 17:34 WIB
Suasana peringatan Bulan Bung Karno sekaligus 7 tahun wafatnya Taufik Kiemas, di PP Bamusi, Jakarta, Senin (8/6) malam. (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah tokoh besar nasional berkumpul untuk menghayati Bulan Bung Karno sekaligus memperingati 7 tahun wafat Ketua MPR periode 2009-2013, Taufik Kiemas, Senin (8/6) malam. Mereka berkumpul di kantor PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) baik secara fisik maupun virtual untuk bersama-sama membaca Surat Yaasin, tahlil, dan mendengarkan ceramah kebangsaan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nasir, yang disampaikan secara virtual lewat siaran langsung Bamusi TV dan NU Channel. 

Ketua DPR Puan Maharani, yang menyelenggarakan acara ini, mengaku terharu atas perhatian dan doa tulus para tokoh yang hadir untuk mengenang perjuangan Bung Karno dan Taufiq Kiemas semasa mereka hidup. “Atas nama keluarga besar Bung Karno dan ayahanda kami almarhum Pak Taufik Kiemas, kami berterima kasih atas doa-doa tulus yang dibacakan untuk keluarga besar kami. Semoga semangat kebangsaan yang mereka perjuangkan semasa hidup terus menginspirasi Indonesia karena saya tahu, acara ini disiarkan langsung dan ditonton banyak kader hingga pelosok daerah,” ujar Puan dalam sambutan yang disampaikannya secara virtual. 

Menurut Puan, yang telah dilakukan Bung Karno dan ayahandanya almarhum Taufik Kiemas hendaknya menjadi teladan buat seluruh anak bangsa. Bulan Bung Karno hendaknya dijadikan momentum untuk mengenang dan meresapi kembali ajaran proklamator Republik Indonesia itu. 

Baca juga : Lanyalla Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Umat Beragama

“Seluruh anak bangsa dan khususnya para kader partai di semua daerah hendaknya menjadikan peringatan Bulan Bung Karno dan acara mengenang tujuh tahun wafatnya ayahanda kami ini sebagai momentum untuk meresapi ajaran mereka tentang kebangsaan,” ujar Puan.

Adsense

Ketua MPR Bambang Soesatyo yang hadir secara fisik di Kantor PP Bamusi mendengarkan dengan seksama sambutan Puan. Saat memberi sambutan, Bamsoet, sapaan akrab Bambang, menyampaikan bahwa almarhum Taufik Kiemas adalah tokoh yang pantas mendapatkan penghargaan “Bapak Empat Pilar MPR RI” untuk kepentingan bangsa Indonesia dalam merawat ingatan sejarah kolektif bangsa. 

“Sejarah harus mencatat bahwa ide dan gagasan Empat Pilar MPR itu dicetuskan oleh Ketua MPR periode 2009-2014, yakni almarhum Taufik Kiemas. Gagasan kebangsaan almarhum yang dibungkus dalam Empat Pilar MPR harus terus-menerus kita sosialisasikan karena gagasan ini merupakan senjata pamungkas bangsa Indonesia untuk tetap berdiri tegak dan berdaulat,” jelas mantan Ketua DPR ini yang hadir bersama beberapa pimpinan MPR, antara lain Zulkifli Hasan, Arsul Sani, dan Jazilul Fawaid. 

Baca juga : Promosikan Budaya Indonesia, KBRI Den Haag Gelar Perayaan Galungan dan Kuningan

Sekretaris Dewan Penasihat PP Bamusi yang juga menjabat Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, juga memberikan kata sambutannya. Dia menilai, kehadiran para tokoh nasional baik secara fisik maupun virtual adalah sebuah penghormatan buat Bung Karno dan Taufik Kiemas. “Acara ini diselenggarakan keluarga besar Ibu Megawati Soekarnoputri yang dilaksanakan Ketua DPR Ibu Puan Maharani dan dibantu oleh Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR/MPR dan PP Bamusi. Kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam acara ini adalah penghormatan buat kami,” kata Basarah. 

Acara Bulan Bung Karno dan peringatan 7 tahun wafatnya Taufik Kiemas ini benar-benar dikemas dengan nuansa kebangsaan dan keagamaan yang merangkul semua pihak dan golongan. Acara tahlil dipimpin Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud yang hadir secara fisik, sementara ceramah kebangsaan disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nasir, yang hadir secara virtual. Kalangan non-Muslim semisal Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly juga tampak hadir secara fisik sejak awal hingga akhir. 

“Dengan banyaknya perhatian dari tokoh-tokoh dari berbagai kalangan yang hadir, baik ketika ziarah maupun tahlil dan yasinan membuktikan Pak Taufiq sebagai tokoh yang banyak dihormati dan meninggalkan legacy yang baik bagi masyarakat, bangsa dan negara," pungkas Basarah. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense