BREAKING NEWS
 

Sebut Ada 5 Kepala Daerah Sudah Pemanasan Nyapres

Tjahjo Lempar Bola Panas

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 12 Agustus 2020 07:44 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo (tengah). (Foto: Rizki Syahputra/RM)

 Sebelumnya 
Menurut Emrus, keempat kepala daerah itu elektabilitasnya melesat setelah menangani pandemi Covid-19 di wilayah masing-masing yang semuanya masuk zona merah. Ini adalah investasi terbesar mereka menuju 2024. “Siapa dari empat gubernur ini yang sukses menangani Covid19, dia sudah mengantongi modal besar untuk running jadi capres 2024,” tutur dia.

Adsense

Soal pernyataan Tjahjo, Emrus menilai hal itu hanya sebagai pengingat atau reminder agar para gubernur yang tengah berinvestasi ini tidak melupakan tugasnya dan membuat para jajarannya untuk tetap netral.

Baca juga : Kata Pendukungnya, Anies Tak Tergiur Jadi Presiden

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, investasi yang mulai dilakukan lima gubernur untuk Pilpres 2024 mendatang sah-sah saja. “Namanya juga usaha. Makanya mereka berinvestasi untuk pencapresan,” selorohnya.

Namun, Ujang mengingatkan, kelima Gubernur itu untuk bekerja maksimal memimpin provinsi masing-masing. Sebab hal itulah yang akan jadi modal mereka untuk maju dalam Pilpres 2024. “Yang dinilai dari mereka itu kinerjanya,” tandas Ujang.

Baca juga : Ada Anak Presiden, Ada Istri Bupati

Dalam beberapa survei terakhir ini, beberapa gubernur memang masuk dalam daftar kandidat kuat capres 2024. Pada Februari 2020, hasil survei Indo Barometer menempatkan Anies di posisi pertama sebagai kepala daerah dengan elektabiltas tertinggi jika dicalonkan sebagai capres 2024 dengan angka 31,7 persen. Anies disusul Ganjar (11,8 persen), Risma (9,9 persen), RK (8,2 persen), Khofifah (5,6 persen), dan Nurdin Abdullah (0,8 persen).

Maret, hasil survei Cyrus Network menempatkan Ganjar sebagai kepala daerah dengan elektabilitas 13,2 persen. Disusul Anies (13 persen), RK (8,2 persen), Khofifah (5,8 persen). Kemudian Mei, hasil survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Ganjar berada di posisi kedua setelah Prabowo Subianto dengan elektabilitas 11,8 persen. Disusul Anies dengan 10,4 persen.

Baca juga : Tito Warning Kepala Daerah Tak Salah Gunakan Bansos Untuk Pilkada

Juni, hasil survei New Indonesia Research & Consulting juga menempatkan Ganjar berada di posisi kedua setelah Prabowo Subianto dengan 14,3 persen disusul RK (11 persen) dan Anies (9,8 persen).

Lalu Juli, hasil survei Charta Politika juga menempatkan Ganjar di posisi kedua dengan 15,9 persen disusul Anies di posisi tiga dengan 15 persen. RK ada di posisi kelima dengan 10,1 persen. Sementara Khofifah di posisi 9 dengan 1,7 persen. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense