BREAKING NEWS
 

Gelontorkan Rp 280 Juta

PLN Kalbar Bantu Korban Banjir Putussibau Dan Nanga Pinoh

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 18 September 2020 06:44 WIB
General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo (kiri) secara simbolis menyerahkan paket bantuan untuk dibagikan kepada korban banjir yang melanda Putussibau dan Nanga Pinoh. (Foto : Dok. PLN Kalbar)

RM.id  Rakyat Merdeka - General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, melepas armada yang mengangkut paket sembako untuk warga yang terdampak bencana banjir di Putussibau dan Nanga Pinoh, Kamis (17/9).

Ari mengatakan, bantuan yang akan disalurkan senilai kurang lebih Rp 280 juta berasal dari dana CSR PLN senilai Rp 190 juta dan sisanya berasal dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIW Kalbar dan PLN UIP Kalbagbar.

Baca juga : Melani Serahkan Bantuan Rp 213,4 Juta Untuk Renovasi Mushola Di Jatipadang

"Atas nama manajemen PLN Kalbar, saya merasa turut prihatin atas kondisi warga yang terdampak banjir, baik yang di Putussibau maupun yang di Nanga Pinoh. Saya berharap melalui bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban warga yang harus tetap berada di rumah dengan kondisi terendam banjir," kata Ari dalam rilis yang diterima RMco, kemarin.

Adsense

Ari mengatakan, paska kejadian banjir pihaknya terus memantau dan berjibaku dengan waktu untuk dapat mengamankan aset kelistrikan yang terendam banjir. Sehingga, tidak mengancam keselamatan jiwa warga dan pekerja PLN sendiri.

Baca juga : Sertifikasi Benih Virtual Bantu Petani Tetap Produktif di Tengah Pandemi

"Hingga hari ini, kami kabarkan bahwa sistem kelistrikan di Putussibau dan sekitarnya mulai berangsur normal karena kondisi banjir yang mulai surut, kecuali Nanga Pinoh yang masih belum menunjukkan tanda-tanda surut yang signifikan," imbuh Ari.

Dikatakannya, dari 168 gardu distribusi yang ada di Putussibau tinggal 12 gardu yang masih belum bisa dinyalakan karena daerah tersebut kondisi airnya masih tinggi.

Baca juga : Urgensi Kolaborasi untuk Majukan Pendidikan Nasional

Sementara total beban di Putussibau sudah mencapai sekitar 7,8 MW. Pihaknya berharap masyarakat dapat bersabar hingga kondisi instalasi listrik kembali normal dan aman untuk dapat dialiri listrik.

"Hal itu kami lakukan semata untuk menjaga keselamatan jiwa warga dan pekerja kami," kata Ari. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense