Sebelumnya
Doni menambahkan, petugas RT/RW di Tebet, Petamburan, dan Megamendung bisa berkoordinasi dengan Puskesmas setempat agar warganya segera mendapatkan tes PCR gratis. “Kami memohon kesadaran seluruh masyarakat di sekitar wilayah Tebet, Petamburan dan Megamendung, serta mereka yang turut menjemput Habib Rizieq, untuk melakukan tes PCR demi melindungi diri serta keluarga,” tegasnya.
Untuk diketahui, Sabtu (21/11) malam, sekitar 6 petugas terdiri dari anggota polisi ditemani Babinsa TNI, mendatangi rumah Rizieq di Jalan Petamburan III, Jakarta. Setelah memarkirkan motor di depan gang, mereka langsung menuju rumah Rizieq yang ada di Gang Paksi.
Anggota FPI yang berjaga di depan rumah, langsung menyambut kedatangan para aparat itu. Tak setengah jam, para aparat itu kembali keluar dari gang.
Baca juga : Anak Dan Mantu Rizieq Shihab Tak Hadiri Panggilan Polisi
Kanit Patroli Polsek Tanah Abang, Kompol Margiyono membenarkan soal kedatangan petugas ke kediaman Rizieq. Kata dia, tujuan polisi bersama anggota TNI untuk melakukan tes swab. Alasan polisi meminta Rizieq segera melakukan tes, karena Rizieq baru saja bertemu orang banyak dan dikabarkan sedang sakit.
Namun, permintaan itu ditolak. Kabar Rizieq terpapar Corona pertama kali menyebar di media sosial. Salah satunya diembuskan oleh Akhmad Sahal di akun Twitter miliknya. Sahal mengaku mendapat info terpercaya yang menyebut, “Dia terkena Covid-19. Istrinya juga. Anaknya ada yang kena juga. Sekarang lagi dirawat organisasi medis non pemerintah. Semoga dia dan keluarganya diberi kesembuhan,” cuit sahal_AS, Sabtu (21/11).
Dalam kicauannya, Sahal memang tak menyebut nama. Ia menggunakan kata ganti “dia”. Namun, para followernya paham, “dia” yang dimaksud adalah Rizieq. Sepekan ini, Sahal memang rajin berkicau mengomentari berbagai isu tentang Rizieq.
Baca juga : Sekda Bogor: Kegiatan Rizieq Di Megamendung Tak Berizin
Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar membenarkan kedatangan aparat ke rumah Rizieq. Kata Yanuar, petugas yang datang mengaku untuk melakukan swab test pada Rizieq dan keluarga. “Tengah malam datang maksa untuk swab. Kan ngawur,” kata Aziz, saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.
Menurut dia, kabar yang menyebut Rizieq terpapar Covid adalah hoaks. Dia memastikan, sampai saat ini kondisi Rizieq sehat dan beraktivitas seperti biasa. “Beliau sehat, tapi emang tidak mau ketemu orang dulu. Karena itu kan bagian dari privasi lah, jadi kita hormati,” ujar Aziz.
Aziz juga memastikan Rizieq akan melakukan tes sesuai permintaan aparat. Hanya saja, ia tak berani memastikan kapan Rizieq akan melakukan tes.
Baca juga : Retno Dorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Aman Di Tengah Pandemi
Menurut dia, tes adalah hak. Jadi enggak bisa orang dipaksa-paksa melakukan tes. Ia mengakui, FPI punya tim kesehatan dari HILMI (Hilal Merah Indonesia) dan MERC untuk melakukan tes. “Kita bisa tes swab sendiri,” tuturnya.
Warga dunia maya geram petugss yang akan menawarkan tes swab, ditolak Rizieq. “Nah, kalau yg menghalangi begini perlu diambil tindakan,” cuit akun @adekhairudint. “oo ..ya terus gimana tuh pak ? Pemda nya diem aja ?” tanya akun @hcahyono.
“Makanya perlunya TNI pak untuk ngadepin orang-orang ndableg itu,” balas akun @bambangtrave. “Iya harusnya pangdam bantuin, siapa yang berani halang-halangi tugas satgas covid, tangkap aja. Rakyat itu nggak tau aturan sih,” timpal akun @Dededeyya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.