BREAKING NEWS
 

Dinkes Kudu Gerak Cepat Tambah Tempat Tidur

Kasus Covid-19 Diprediksi Naik Tinggi Pasca Liburan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FITRIYANA YULIANTI
Selasa, 29 Desember 2020 05:50 WIB
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Prof dr Abdul Kadir. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Untuk RS yang masih memiliki tempat tidur cukup, diminta untuk menampung pasien Covid-19.

Sedapat mungkin dinas kesehatan di daerah dan dirut-dirut rumah sakit dapat mengim­plementasikan panduan penanganan Covid-19 revisi ke­lima Kemenkes.

Baca juga : Tempat Tidur Pasien Covid-19 Di RSUD Saiful Anwar Malang Penuh

“Sehingga pasien Covid-19 dari segala tingkatan bisa mendapatkan fasilitas isolasi di rumah sakit,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARRSI) Ichsan Hanafi mengatakan, pemerintah perlu mendorong keterli­batan RS swasta yang lebih luas lagi dalam menangani pasien Covid-19.

Baca juga : Kemenkes Imbau RS Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid 30-40 Persen

Tingginya tren penambahan kasus positif Covid-19 dengan jumlah pasien yang dirawat di atas 100.000, membuat RS swasta yang berdaya tampung besar perlu dioptimalkan sebagai langkah antisipasi.

Menurut Ichsan, terdapat 70 persen dari sekitar 1.700-an RS swasta di Tanah Air yang belum terlibat dalam penanganan pasien Covid-19. Padahal, jumlah RS swasta yang belum terakreditasi di bawah 5 persen secara nasional.

Baca juga : Tambah 75, Kasus Covid-19 Di Babel Tembus 2.077 0rang

“Pemerintah perlu menegas­kan lagi ke Pemerintah Daerah, rumah sakit manapun yang memiliki ruang isolasi dipersilakan merawat pasien. Terutama, untuk membantu limpahan-limpahan dari rumah sakit yang sudah penuh,” ujarnya.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, perlu meningkatkan keterlibatan RS swasta mengingat jumlah yang ter­libat masih sedikit. Untuk Provinsi DKI Jakarta saja, kata Ichsan, baru 46 RS swasta yang menangani pasien Covid-19 dari total sekitar 150-an RS swasta. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense