Dark/Light Mode

Tambah 75, Kasus Covid-19 Di Babel Tembus 2.077 0rang

Senin, 28 Desember 2020 12:27 WIB
Tambah 75, Kasus Covid-19 Di Babel Tembus 2.077 0rang

RM.id  Rakyat Merdeka - Perjalanan dinas dan umum ke luar daerah atau dari luar daerah terutama dari daerah terjangkit menjadi penyebab bertambahnya kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Satgas Penanganan Covid -19 Babel mencatat, ada 75 orang terkonfirmasi Covid-19 di lima kabupaten, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sehingga total kasus penyebaran virus berbahaya di pulau penghasil timah itu mencapai 2.077 orang.

"Hari ini ada penambahan 75 kasus baru Covid-19 yang diisolasi di Wisma Karantina," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Babel, Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, dilansir Antara, Senin (28/12).

Berita Terkait : Warga Abai Prokes Penyebab Kasus Positif Covid Melonjak

Adapun lima kabupaten kota yang tersebar Covid-19, yaitu Kota Pangkalpinang sebanyak 710 orang bertambah 44, Kabupaten Bangka 614 bertambah 12, Bangka Tengah 322 bertambah 8.

Selanjutnya, di Kabupaten Bangka Barat 107 bertambah 8, Bangka Selatan 34 orang, Belitung 261 orang bertambah 3 dan Kabupaten Belitung Timur 29 orang atau tidak ada penambahan kasus baru.

"Penambahan kasus ini menjadi keprihatinan kita semua, sekaligus menjadi catatan khusus bahwa penyebaran dan penularan virus Corona masih terus terjadi," ujarnya.

Berita Terkait : Pemprov Babel Bakal Tutup Tempat Usaha Yang Langgar Prokes

Satgas juga menyebutkan , pasien yang dinyatakan selesai isolasi ada 1.547 orang bertambah 64, meninggal dunia 32 bertambah 1, dalam isolasi/perawatan 498 bertambah 75 dan berkurang 65.

"Penambahan kasus ini berasal dari klaster perkantoran, perkebunan, fasilitas kesehatan, keluarga dan klaster perumahan, pesantren, perkumpulan, klaster panti asuhan, dan klaster kampung dalam kasus terakhir," katanya.

Menurut dia, untuk menekan angka kasus ini, masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah dalam mematuhi protokol kesehatan.

Berita Terkait : Varian Baru Covid-19 Sudah Sampai Singapura

Satgas menjelaskan, terjadinya penularan di Babel, yakni dari perjalanan dinas maupun umum yaitu orang yang melakukan perjalanan ke luar daerah atau dari luar daerah terutama dari daerah terjangkit.

"Saat ini telah terjadi transmisi lokal yang sangat masif, dan hal ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele apalagi diremehkan," katanya. [FIK]