RM.id Rakyat Merdeka - Tim Search and Rescue (SAR) terus bergerak mencari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh. Pada pukul 10.00 WIB, Tim SAR menemukan dugaan serpihan pesawat Sriwijaya Air sekitar 1,6 mil dari Pulau Lancang.
"Hasil penyelaman dari anggota Basarnas Special Group menemukan berupa serpihan-serpihan dengan diameter hampir dua meter," kata Komandan Kompi Basarnas Special Group (BSG) Charles Batlajery di atas kapal KN SAR Wisnu, di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/9).
Baca juga : Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182
Selain itu, ditemukan juga potongan-potongan tubuh manusia. Nantinya, puing-puing tersebut akan dibawa ke KN SAR Wisnu sebagai pusat komando pencarian dan evakuasi di perairan antara Pulau Laki dan Lancang Kepulauan Seribu.
“Kemudian temuan akan dievakuasi ke posko yang ada di Dermaga JICT II Tanjung Priok dengan kapal cepat yang ada di sini," ujarnya.
Baca juga : YLKI Minta Kemenhub Dan KNKT Usut Tuntas Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182
Sejumlah armada TNI angkatan laut dikerahkan ke lokasi diduga jatuhnya pesawan di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Di antara kapal-kapal TNI AL yang dikerahkan yakni KRI Teluk Gilimanuk-531 mengangkut para kru SAR dan juga awak media. Lalu KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak, Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Baca juga : Satu Keluarga Pegawai KLHK Ada Di Pesawat Sriwijaya Air Yang Jatuh
Berdasarkan data manifest, pesawat membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri enam kru aktif dan enam kru ekstra. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.