BREAKING NEWS
 

Sidang Pembacaan Dakwaan

Program Bansos Covid Jadi Bancakan Pejabat Kemensos

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 25 Februari 2021 06:10 WIB
Mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara. [Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM.id/Rakyat Merdeka]

RM.id  Rakyat Merdeka - Program pengadaan dan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 menjadi bancakan para pejabat Kementerian Sosial (Kemensos).

Hal ini diungkap Jaksa KPK, pada sidang pembacaan dakwaan perkara Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja. Dibeberkan, pada Juli 2020 dilakukan pertemuan di ruang kerja Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Pertemuan dihadiri Adi Wahyono, Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kukuh Ari Wibowo, anggota Tim Teknis Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos).

Baca juga : Kadin: Program Vokasi Bantu Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi

Dalam pertemuan itu dibahas bagi-bagi kuota pengadaan Bansos Covid tahap 7 sebanyak 1.900.000 paket. Sebanyak 300.000 paket dikelola Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso untuk kepentingan “Bina Lingkungan”.

“Yaitu dibagi-bagi kepada pihak Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, dan para pejabat lainnya di lingkungan Kementerian Sosial,” Jaksa Muhamad Nur Azis, menjelaskan maksud Bina Lingkungan.

Sisanya, digarap kementerian dan lembaga lain. Tapi, tidak disebutkan kementerian dan lembaga mana yang mengerjakan. Namun sebagian pengadaan paket itu dikerjakan Ardian.

Baca juga : Satgas Covid: Hindari Antrean Panjang Dan Lama

Dalam surat dakwaan jaksa disebutkan Juliari Peter Batubara mengarahkan Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso mengumpulkan uang “fee” Rp 10 ribu dari setiap paket. Juga “fee” operasional dari rekanan pengadaan paket Bansos. “Perintah Juliari Peter Batubara tersebut dilaporkan oleh Adi Wahyono kepada Pepen Nazaruddin dan Hartono,” sebut jaksa.

Pepen adalah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos). Sedangkan Hartono, Sekretaris Jenderal Kemensos.

Adsense

Pengadaan Bansos dibagi dalam 12 tahap. Tahapan dimulai pada April hingga November 2020. Dengan jumlah setiap tahap sebanyak 1.900.000 paket sembako. Sehingga seluruh tahap berjumlah 22.800.000 paket sembako.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense