Sebelumnya
Untuk mensinergikan antar BUMN, Toto berpandangan ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, para anggota holding harus mengurangi berbagai program duplikasi. Kedua, penghematan cost of fund buat Pegadaian dan PNM dengan pinjaman berbunga lebih rendah dari BRI.
Dan, ketiga, langkah digitalisasi masif yang bisa mengadopsi apa yang sudah dijalankan BRI.
Saat ditanya soal model pengambilalihan Pegadaian dan PMN melalui right issue, Toto memandang, hal itu wajar saja karena status BRI sebagai perusahaan terbuka alias Tbk.
Baca juga : Yasonna: Semoga Pemulihan Ekonomi Nasional Bisa Dikebut
“Tentu pemerintah akan berpartisipasi penuh dengan menyerap right issue ini supaya kepemilikan saham di BRI tetap terjaga,” imbuhnya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung menegaskan, mendukung pembentukan holding BUMN UMi.
“Integrasi pembiayaan ultra mikro akan memperkuat, baik dari sisi kelembagaan, permodalan dan pelayanan,” kata Martin.
Baca juga : Gaikindo : Relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah Perkuat Produksi otomotif
Martin menuturkan, rencana pembentukan holding layak didukung karena konsepnya bukan akuisisi, melainkan sinergisitas ketiga entitas BUMN dalam memperlancar penyaluran kredit UMi ke masyarakat kecil. Harapannya, kekuatan ekonomi muncul dari bawah dan tentunya mensejahterakan masyarakat.
Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, ada tiga hal utama yang akan muncul dari kehadiran holding BUMN UMi.
Pertama, integrasi BUMN diharapkan menciptakan efisiensi biaya dana. Kedua, sinergi jaringan yang berdampak pada ekspansi usaha berbiaya murah. Ketiga, holding diproyeksi mensinergikan digitalisasi dan platform pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Baca juga : Keberhasilan Vaksinasi Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi
“Tentunya dengan ekosistem sinergi BRI, Pegadaian dan PNM, cost of fund dari ekosistem ini bisa kami buat lebih rendah,” kata Tiko, sapaan akrabnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.