BREAKING NEWS
 

Gubernur Sulsel Diciduk KPK

Tokoh Anti Korupsi Juga Doyan Korupsi

Reporter & Editor :
APRIANTO
Minggu, 28 Februari 2021 06:40 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kiri) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2/2021) dini hari. (Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto)

 Sebelumnya 
Eks Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengapresiasi penyidik KPK dalam operasi ini. Menurut dia, ucapan selamat itu perlu dihaturkam kepada penyelidik dan penyidik senior dan timnya di KPK yang masih bertaji.

Namun, dalam kasus ini, kata Bambang, hal yang mengenaskan yakni Nurdin sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan yang seolah memuliakannya, tapi malah meninggikan kejatuhannya.

“Kita akan lihat, apakah pemberi penghargaan, punya keberanian moral untuk mencabut seluruh gelar kehormatan itu,” tantangnya.

Baca juga : Ketua KPK: Itu Seharusnya Dijadikan Amanah...

Sementara itu, pihak Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) menyesalkan penangkapan terhadap Nurdin. Seperti diketahui, Nurdin meraih penghargaam tersebut. Penghargaan tersebut diberikan atas penilaian yang dilakukan lima orang dewan juri BHACA, yaitu Betti Alisjahbana, Bivitri Susanti, Endy MBayuni, Paulus Agung Pambudhi dan Zainal A Mochtar.

Bivitri Susanti mengatakan, proses pemberian award itu sangat serius. Selain menerima masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak juga dilakukan secara langsung ke lapangan. Pemberian penghargaan itu diharapkan bisa menjadi pendorong dan inspirasi sikap anti korupsi di kalangan pejabat pemerintah.

“Tapi perkembangan setelah award tidak bisa dikontrol, meskipun mereka menandatangani pakta integritas waktu menerima award,” kata Bivitri, kemarin.

Baca juga : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Juga Terima Fee Proyek Dari Kontraktor Lain, Totalnya Rp 5,4 Miliar

Terkait dengan kemungkinan ditariknya BHACA award, kata Bivitri, tentu ada prosedurnya. Besar kemungkinan penarikan penghargaan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan dinyatakan terbukti bersalah di pengadilan. “Kita tunggu saja perkembangannya,” ujarnya.

Di dunia maya, warganet juga menyampaikan rasa kagetnya terkait OTT terhadap Nurdin. “Nurdin Abdulah itu mantan Bupati Bantaeng yang fenomenal, digadang-gadang akan menjadi pemimpin nasional, eh baru beberapa saat jadi Gubernur Sulawesi Selatan sudah kena OTT KPK, memang sifat manusia tak ada yang tahu, pekok tenan..,” cuit akun @RagilSempronk.

“Gubernur Sulsel ini salah satu mutiara kepemimpinan baru Indonesia. Politik kita terlalu mahal, sehingga banyak orang baik terperangkap dan menjadi korban,” kata akun @mantriss. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense