Sebelumnya
Di DPR, anggota Dewan merasakan kesedihan Bambro. Namun, DPR memastikan, meski digabung dengan Kemendikbud, urusan Ristek akan tetap diperhatikan. Salah satunya, bisa dilakukan dengan menambah posisi wakil menteri. “Perlu ditambah pos wakil menteri untuk khusus mengurus Ristek-BRIN," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, kemarin.
Menurutnya, posisi wamen sangat penting dihadirkan. Sebab, peleburan Kemenristek ke Kemendikbud akan menambah beban baru bagi kementerian yang dinakhodai Nadiem Makarim tersebut. “Pasti akan menjadi beban kerja baru bagi Kemendikbud. Karena itu, menjadi penting secepatnya dipetakan supaya tidak menjadi beban baru bagi Kemendikbud," ujarnya.
Baca juga : Baru Tahun 2021, Bank Syariah Indonesia Raih Penghargaan
Sementara itu, pakar administrasi publik Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah menerangkan, ketika terjadi penggabungan kementerian, pasti ada restrukturisasi organisasi. Jajaran deputi maupun jabatan lainnya di Kemenristek akan digabungkan dengan direktorat jenderal di Kemendikbud. Hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
“Pasti struktur organisasi berubah. Penggabungan ini pasti juga akan memerlukan waktu tidak cepat. Ketika kita ingat Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) pindah kembali ke Kemendikbud, butuh berapa bulan. Yang sekarang, akan lebih dari itu. Karena strukturnya besar. Karena pendidikan dengan ristek beda,” ucapnya.
Baca juga : Jelang Libur Panjang, Layanan SIM Keliling Polda Metro Tetap Buka
Selain itu, Lina juga mengatakan bongkar pasang ini juga berimplikasi pada bongkar pasang personel. Sebab, tidak mungkin orang-orang yang sudah menjabat di suatu organisasi diturunkan eselonnya. “Lalu bagaimana orang-orang di dalam struktur ada perubahan budaya lagi. Menggabungkan sebuah lembaga itu pasti akan banyak yang harus dipersiapkan,” tuturnya. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.