BREAKING NEWS
 

Darurat Covid-19, Wawalkot Bogor Lakukan Pendataan Warga Isoman

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 30 Juni 2021 22:24 WIB
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan, bahwa Kota Bogor dalam kondisi darurat pada penyebaran kasus Covid-19. Hari ini, Rabu (28/6) terjadi peningkatan kasus di usia remaja dan anak - anak 

Hal itu dikatakan Dedie saat menjadi pemimpin Apel Sinergitas Bogor Mengabdi di Ramayana Mal Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (30/6). 

Dedie memaparkan, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid hari ini sekitar 3.500 kasus. Sementara ketersediaan tempat tidur atau bed di 21 rumah sakit hanya ada sekitar 950 bed. 50 persen di antaranya, merupakan pasien dari luar Kota Bogor. 

"Artinya, ada kurang lebih 3.000 orang yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing - masing. Ada juga yang sedang keliling mencari rumah sakit, mencari fasilitas kesehatan. Kita sedang melihat adanya mobilitas dari virus itu sendiri," kata Dedie. 

Dengan demikian, tentu ada risiko tingkat penyebaran virus yang lebih tinggi lagi. Oleh karena itu, semua jajaran di wilayah dari mulai kecamatan, kelurahan, LPM, kader kesehatan, hingga karang taruna ikut membantu melakukan pendataan yang lebih maksimal. 

Baca juga : Tekan Lonjakan Covid-19, Gibran Minta Vaksinasi Digenjot Dan Tempat Karantina Diperbanyak

Pendataan itu, meliputi lokasi warga yang terpapar. Kemudian berapa banyak orang yang kontak erat, serta segera melakukan konsolidasi dengan lurah atau camat. 

Dedie juga meminta semua unsur memastikan, mereka yang tidak melakukan isolasi di rumah sakit ini juga mendapatkan perhatian fasilitas kesehatan di tingkat wilayah, seperti Puskesmas. 

"Paling tidak mendapat obat standar saja, itu yang penting. Jadi sudah dipastikan bahwa rumah sakit di Kota Bogor, tidak mampu menampung semua pasien yang membutuhkan. Tapi kita tidak bisa tinggal diam, harus ada visitasi," terangnya. 

Termasuk kata Dedie, proses pemulasaraan jenazah Covid-19. Apabila diperlukan proses tersebut dengan protokol kesehatan yang ketat, hal itu bisa langsung dikoordinasikan dengan jajaran kepolisian yang sudah membentuk tim pemakaman. 

Adsense

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga sudah menyiapkan perihal sarana prasarananya. Hal ini, kata Dedie, penting menjadi perhatian mengingat angka kematian bagi warga yang isoman di rumah masing - masing juga harus ditekan. 

Baca juga : Angkasa Pura I Perketat Koordinasi Dan Penerapan Prokes Di Bandara

Kepada peserta apel, Dedie juga menyampaikan hasil keputusan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk wilayah RT maupun RW yang masuk dalam Zona Merah serta bagaimana cara penanganannya. 

Beberapa di antaranya ialah, bila terdapat RT Zona Merah harus dilakukan pelaksanaan One Gate System. Jadi, akses masuk dan keluar wilayah tersebut hanya satu dengan kontrol yang ketat. 

Lalu, wilayah Zona Merah harus terus dilakukan disinfektasi. Dedie mengatakan, BPBD dan Perumda Tirta Pakuan diberdayakan untuk melakukan sterilisasi. 

"Lalu dalam keputusan bersama juga menutup area publik termasuk tempat ibadah. Semaksimal mungkin tempat ibadah tidak difungsikan dulu, terutama bagi RT yang Zona Merah," jelasnya. 

Begitupula pembatasan kegiatan masyarakat hingga pukul 20.00 WIB. Sudah tidak ada lagi aktivitas pada waktu tersebut. Tak terkecuali untuk anak - anak dan remaja. 

Baca juga : Bima Arya Sebut Situasi Kota Bogor Masuk Fase Genting

"Hari ini Bogor 22 - 25 persen yang terpapar adalah anak - anak. Tolong diingatkan kembali oleh kita semua, untuk memberikan pemahaman bahwa hari ini terjadi peningkatan kasus di usia remaja dan anak - anak," sebutnya. 

Dalan keputusan juga ditegaskan bahwa wilayah harus mengaktifkan posko satgas Covid-19 RW dengan satu Polisi RW serta satu Babinsa. Fokusnya untuk melakukan pendampingan dan dibebaskan tugaskan dari kegiatan rutin. 

"Kemudian ditingkatkan lagi pendataan, tracing serta memberikan bantuan sembako bagi masyarakat yang melakukan isolasi," tutup Dedie. [MFA]


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense