BREAKING NEWS
 

Bismillah, Mulai Hari Ini Di Rumah Saja

Hei Bansos Datanglah... Datanglah...

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 3 Juli 2021 08:10 WIB
Ilustrasi warga mendapat bantuan sosial. (Foto : ANTARA)

 Sebelumnya 
Ketua DPR Puan Maharani menyambut baik adanya bansos ini. Dia pun berharap, bansos itu bisa segera cair. Agar masyarakat tenang saat di rumah saja. Dengan begitu, kebijakan PPKM Darurat akan sukses.

“Pemerintah harus memberi bantuan agar masyarakat semakin tenang dan semakin yakin bahwa kebijakan ini harus disukseskan demi pemulihan dari pandemi,” ucap Ketua DPP PDIP ini.

Baca juga : Di Rumah Saja, Mawas Diri Dan Jangan Berbuat Ceroboh

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap tidak ada persoalan pendistribusian bansos. Isu nama ganda hingga sejumlah masalah akurasi data penerima bansos harus segera diselesaikan. Apalagi, pada akhir Mei 2021, masyarakat dikejutkan dengan laporan Risma kepada DPR terkait temuan 21 juta data ganda penerima bansos.

Politisi Partai NasDem itu meminta momentum ini dimanfaatkan pemangku kepentingan untuk memperbarui data penerima bansos. Dia memprediksi, dengan kondisi sulit sekarang, jumlah penerima bansos akan bertambah. “Selain kelompok masyarakat terdampak kebijakan, ada juga kelompok masyarakat yang menjalani isolasi mandiri dan tidak mampu,” kata dia.

Baca juga : Eks Mensos Juliari Ancam Cabut Jatah Paket Bansos Kepada Perusahaan Yang Tidak Bayar Setoran

Yang tak kalah pentingnya, dana bansos jangan sampai dikorupsi. Seperti yang dilakukan mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Agar tidak jatuh di lobang yang sama, KPK mengingatkan, penyaluran bansos harus transparan dan akuntabel.

Plt Jubir KPK, Ipi Maryati me-warning seluruh pihak tidak mengambil keuntungan pribadi terkait penyaluran bansos. Dengan begitu, kasus yang menyeret Juliari Cs tidak terulang. Menurut Ipi, mekanisme penyaluran bansos tunai memiliki risiko lebih ren­dah dibandingkan berbentuk barang.

Baca juga : 5.512 Wartawan Divaksin

Kajian KPK memperlihatkan, persoalan utama dalam penyelenggaraan bansos adalah akurasi data penerima bantuan, yang meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi data, maupun pemutakhiran data.

“Kemensos telah melakukan sejumlah langkah perbaikan data penerima bantuan menindaklanjuti rekomendasi berdasarkan kajian KPK dan implementasi rencana aksi dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Sehingga, kualitas data diharapkan sudah semakin baik,” pungkasnya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense