BREAKING NEWS
 

Selama PPKM Darurat

Jokowi Dengar Rakyat Menjerit

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 31 Juli 2021 07:30 WIB
Presiden Jokowi bincang-bincang dengan sejumlah pelaku usaha saat penyerahan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021). (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Hendak beranjak meninggalkan lokasi acara, Jokowi kembali mengambil pelantang suara. Merasa ada yang terlewat dari pidatonya.

“Ini tadi yang belum saya sampaikan, tahun 2021 yang akan dibagikan untuk Banpres produktif ini adalah Rp 15,3 triliun. Yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh tanah air dan mulai dibagikan hari ini,” tutupnya.

Baca juga : Kemarau Datang, KLHK Gelar Rapat Pencegahan Karhutla

Terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah tak lepas tangan terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak perpanjangan PPKM. Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah ditambah menjadi Rp 744,75 triliun.

Alokasinya antara lain, buat bantuan sosial kepada masyarakat berupa program kartu sembako, diskon listrik, subsidi kuota internet, kartu prakerja, BSU, dan bantuan beras Bulog.

Baca juga : Rakyat Lelah, Tapi Jangan Menyerah

Hitungannya, akibat PPKM, pertumbuhan ekonomi di kuartal tiga diproyeksikan kembali turun di rentang 1-3 persen saja. Namun, secara tahunan, ia optimis bisa menyentuh angka 3,7 persen-4,5 persen. “Sepenuhnya tergantung dari penanganan Corona dan disiplin masyarakat,” kata Airlangga.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, Sarman Simanjorang mengamini pernyataan Airlangga tersebut. Karena dunia usaha saat ini menghadapi kondisi ketidakpastian. “Terus terang dunia usaha sempat berharap 2020 pandemi selesai. Sehingga 2021 bisa bangkit lagi,” kata Sarman ketika dihubungi tadi malam.

Baca juga : Biar Rakyat Jateng Tenang, Ganjar Pastikan Salurkan Bansos

Namun, kenyataannya kasus Corona di tahun ini justru lebih dahsyat dari tahun lalu. Sehingga banyak usaha yang pada tahun lalu masih sanggup bertahan, jadi babak belur tahun ini. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense