BREAKING NEWS
 

Nasabah PNM Melonjak

Jokowi: Holding UMi Bikin Ekonomi Mapan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Sabtu, 28 Agustus 2021 06:40 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Rusman).

 Sebelumnya 
Selain itu, penguatan eko­sistem usaha UMi nasional me­lalui holding diharapkan dapat memperluas akses pendanaan yang lebih murah.

Menurut dia, integrasi ketiga entitas BUMN tersebut bakal membentuk ekosistem usaha UMi lebih kuat. Yakni dengan tetap mempertahankan pendekatan sosial ala PNM, dan model bisnis Pegadaian yang khas. Kemudian memperkuat peranan BRI sebagai koordinator dan center of excellence.

Baca juga : Holding UMi Bisa Cetak 30 Juta Lapangan Kerja

“Ekosistemnya tentu akan menjadi lebih besar. Pelaku (usaha) ultra mikro dapat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha menengah, bahkan korporasi secara langsung,” kata Arief.

Hal Senada disampaikan Di­rektur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki. Menurutnya, pemangkasan biaya cicilan adalah bukti kehadiran negara lewat BUMN menjadi lebih terasa. Terutama dalam mendukung kinerja pelaku usaha di tataran bawah secara lang­sung. Terlebih langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Baca juga : Di Depan 100 Ekonom, Jokowi Ungkap 3 Strategi Besar Dongkrak Ekonomi RI

“Hal ini juga sejalan untuk mendukung kinerja pelaku mikro lebih baik lagi di masa pemulihan ekonomi. Hanya saja, besaran penurunan belum ditetapkan. Akan lebih dalam lagi dibahas saat holding efektif,” imbuh Sunar.

Berdasarkan laporan keuangan PNM aset perseroan tumbuh dari Rp 31,66 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 38,15 triliun per Juni 2021. Kontribusi terbesar dari kompo­nen pembiayaan yang diberikan atau piutang pembiayaan kepada nasabah. Yang meningkat dari Rp 22,08 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 28,3 triliun per Juni 2021. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense