RM.id Rakyat Merdeka - Jenazah korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, tiba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 14.15 WIB. Ambulans tiba dengan iring-iringan kendaraan polisi dan TNI.
Begitu ambulans tiba di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, petugas langsung menurunkan kantong jenazah yang membawa korban kebakaran di Lapas Tangerang tersebut. Aparat kepolisian dan TNI mengawal ketat kegiatan tersebut.
Baca juga : Jangan Ada Yang Ambil Keuntungan Dari Kebakaran Lapas Tangerang
Sebanyak 41 narapidana tewas dalam musibah kebakaran yang terjadi Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Dokpol Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Asep Winardi meminta pihak keluarga dari korban tewas untuk mendatangi Posko Antemortem di Lapas Kelas I Tangerang, guna pengambilan DNA. "Posko Antemortem berada di Lapas Tangerang," tutur Asep.
Baca juga : Pasca Kebakaran Lapas Tangerang, 64 Napi Diungsikan ke Masjid
Sebelumnya, Direktur Keamanan dan Ketertiban (Dirkamtib) pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Abdul Aris menyebut, 41 napi yang tewas dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi."Untuk memastikan," ujar Abdul Aris saat dikonfirmasi, Rabu (8/9).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.