RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tancap gas mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Dua lokasi di Hulu Sungai Utara digeledah pada Minggu (19/9) kemarin.
"Tim penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah uang, berbagai dokumen dan barang elektronik yang diduga terkait dengan perkara," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Senin (20/9).
Baca juga : 90 Persen Kasus Korupsi di Daerah Terkait Pengadaan Barang Dan Jasa
Ali mengatakan, lokasi yang digeledah yakni rumah pelaksana tugas (Plt) Kadis PU pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Hulu Sungai Utara Maliki, dan rumah jabatan Bupati Hulu Sungai Utara.
Dia enggan merinci total uang dan barang elektronik yang ditemukan. Yang pasti, barang barang itu bakal disita.
Baca juga : OTT KPK Dilakukan Di Kabupaten Hulu Sungai Utara
"Selanjutnya bukti-bukti ini akan dicek untuk mengetahui lebih jauh keterkaitannya dengan para tersangka dan nantinya juga akan dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara dimaksud," ujar Ali.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.