Sebelumnya
Dalam penelitian tersebut dipaparkan bahwa pendorong terkuat Sustainability adalah Transglobal Leadership, yang di dalamnya terdapat dalam diri individu pimpinan, karyawan dalam sebuah perusahaan. Kedua, pendorong terkuat Bank Sustainability adalah Bank Performance. Kinerja perusahaan berdasarkan hasil penelitian dibangun oleh dua faktor yakni dari sisi pimpinan yakni pemimpin Transglobal dan Innovation Culture dalam perusahaan. Ketiga, pendorong terkuat Bank Sustainability yakni Innovation Culture. Dalam penelitian ini, Innovation Culture dibentuk oleh Transglobal Leadership dan Militansi.
Transglobal Leadership diharapkan dapat mempersiapkan segala bentuk kemungkinan yang akan terjadi dan solusi dalam pemecahan sebuah masalah di masa depan (tantangan). Dasar pemikiran inilah yang digunakan dalam Transglobal Leadership yang mengutamakan intelegensia yang menjadi pelopor, perintis dan ahli-ahli pikir dalam sebuah perusahaan. Intelegensia tentunya mendukung innovation culture. Berdasarkan paparan tersebut Transglobal Leadership akan mendorong Sustainability melalui Innovation Culture.
Dari hubungan lima variabel yang diteliti menemukan konsep baru (Novelty), yaitu militansi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap innovation culture dengan arah yang positif, selain itu militansi mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap sustainability, akan tetapi berpengaruh signifikan melalui innovation culture.
Prof Muliaman D Hadad, sebagai seorang yang berpengalaman di bidang regulasi jasa keuangan menyampaikan beberapa pertanyaan berkaitan dengan variabel-variabel yang diteliti, kemudian hasil penelitian serta bagaimana implementasi variabel-variabel di saat digitalisasi dan masa pandemi saat ini sehingga perusahaan terus eksis disaat pandemi seperti saat ini. Sis Apik, yang juga alumni Magister Manajemen Universitas Airlangga Surabaya, menjawab dengan lancer. Di antaranya adalah sikap militansi yang harus selalu ada pada seluruh karyawan serta implementasi innovation culture agar perusahaan terus melakukan inovasi.
Sementara, Krisna Wijaya, sebagai senior banker dan berpengalaman di perusahaan perusahaan besar juga mengajukan pertanyaan, apakah perusahaan yang sudah secara culture dekat dengan wong cilik harus menerapkan Transglobal Leadership sehingga menghilangkan ciri khas perusahaan tersebut yang dekat dengan wong cilik. Sis Apik menjelaskan, kedekatan tersebut tetaplah harus dijaga namun demikian untuk pengembangan bisnis serta menghadapi pesaing maka implementasi Transglobal Leadership harus dilakukan dan hal ini dikuatkan dengan hasil penelitian yang dilakukan dimana Transglobal Leadership mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap performance dan sustainability.
Hasil penelitian ini juga sudah dipublikasikan melalui Jurnal Asia Pacific of Innovation and Entrepreneurship dengan judul The Effect of Transglobal Leadership Mediated by Militancy, Innovation Culture, and Bank Performance., dan Jurnal Scopus-Q3 dengan Judul: Transglobal Leadership Toward Sustainability: A Case Study in Indonesia, serta Jurnal Non Scopus Sciarena dengan Judul The Impact of Transglobal Leadership, innovation culture, bank performance on sustainability of bank.
Sis Apik menyampaikan bahwa penelitian penelitian berikutnya tentang Transglobal Leadership, militansi, innovation culture, performance serta sustainability perlu terus dilakukan. Sebab, akan menguji dan akan memperkuat temuan dalam disertasinya.
Sis Apik menyebut, temuan pada penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembinaan perusahaan BUMN dan perusahaan lainnya dalam membuat kebijakan dalam meningkatkan kinerja perbankan di Indonesia secara umum khususnya bank milik pemerintah. Terakhir, Sis Apik menyampaikan harapan semoga hasil risetnya bermanfaat bagi dunia usaha, khususnya BUMN, untuk terus melakukan inovasi sebagai implementasi core value BUMN yaitu adaptif agar tidak terdisrupsi, dan membangun variabel variabel militansi sebagai implementasi dari amanah, kompeten, harmonis, loyal serta kolaboratif. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.