Sebelumnya
Momentum operasi pasar sembako ini juga dimanfaatkan masyarakat di sekitar Pasar Cileungsi, untuk mendapatkan minyak goreng, telur ayam ras, cabe, bawang merah, bawang putih, dengan harga yang terjangkau. Terutama, dalam rangka persiapan menjelang Tahun Baru 2022. Operasi pasar tersebut, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menghindari kerumunan warga.
Masyarakat mengapresiasi operasi pasar yang dilakukan Pemerintah di Pasar Cileungsi tersebut. Dengan dukungan dari Toko Tani Indonesia Kementerian Pertanian, Perum BULOG, PT Berdikari (Persero), dan Sinar Mas Group sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Baca juga : Bendungan Pidekso Diresmikan, Ganjar: Semoga Jadi Pengungkit Kemakmuran
Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, dengan kondisi sekarang, Pemerintah harus segera bertindak. Soalnya, kenaikan harga pangan akan menahan laju pemulihan konsumsi rumah tangga, khususnya kelompok menengah dan bawah.
Berdasar data Badan Pusat Statistik, kata dia, komposisi garis kemiskinan dari bahan makanan mencapai 73 persen. "Jadi, sedikit saja harga minyak goreng dan cabe naik, yang rentan miskin yang paling terpukul," kata Bhima.
Baca juga : Kedaulatan Pangan Masih Angan-angan
Terlebih, tutur Bhima, upah minimum hanya naik rata-rata di kisaran 1 persen tahun 2022. Hal ini diperkirakan membuat banyak pekerja yang daya belinya merosot. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.