Dewan Pers

Dark/Light Mode

Momen Hari Pahlawan, Puan Kenang Sosok Taufiq Kiemas

Sabtu, 13 Nopember 2021 19:29 WIB
Puan berdoa di pusara ayahnya, Taufiq Kiemas. (Foto: ist)
Puan berdoa di pusara ayahnya, Taufiq Kiemas. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah upacara Perayaan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata bersama Presiden Joko Widodo, Rabu (10/11) lalu, Ketua DPR, Puan Maharani menyempatkan diri nyekar ke makam sang ayah, Taufiq Kemas. Puan menyebut ayahnya sebagai pahlawan dan sosok yang dikaguminya.

“Sebuah kehilangan bukan hanya beliau sebagai seorang suami bagi Ibu Megawati, dan ayah bagi kami. Tetapi juga kami merasa kehilangan seorang guru, mentor, dan panutan politik dalam perjuangan serta pembimbing kami dalam kehidupan,” kata Puan dalam keterangannya, Sabtu (13/11).

Mata Puan terlihat memancarkan kesedihan, meskipun sang ayah telah berpulang lebih dari 8 tahun yang lalu. Rasa kehilangan ini kembali menyergap ketika Puan berdiri di samping pusara.

Berita Terkait : KAI Tambah Daftar Profesi Yang Dapat Naik Kereta Api Gratis

Berbalut kerudung hitam, Puan tampak duduk khusyuk membacakan doa dan melantunkan ayat suci Al Quran. Setelah itu, dia menaburkan bunga ke atas makam sang ayah. Sosok Taufiq tidak hanya sebagai seorang ayah, tetapi juga inspirasi besar dalam karier politiknya. Puan pernah menyatakan ada andil besar Taufiq yang membuatnya ingin terjun ke dunia politik.

Dirinya banyak belajar soal perjuangan untuk rakyat dari hidup beliau. Ia juga mengakui bahwa gemblengan Taufiq dan Megawati Soekarnoputri lah yang membentuk karakternya sebagai seorang politikus.

Dahulu, Taufiq pernah berpesan pada Puan untuk berjuang dari dalam sistem. Agar ia dapat lebih banyak membantu masyarakat. Puan melihat bahwa untuk membuat perubahan yang signifikan, dia mau tak mau memang harus masuk struktur pemerintahan.

Berita Terkait : Tapera Syariah Siap Kelola Dana Dan Layanan Syariah

"Kata Pak Taufiq, Nggak ada teorinya, hanya bisa dirasakan kalau kamu sudah menyatu dengan semua orang yang nanti akan bahu-membahu bersama kamu memenangkan atau kalah dalam satu perjuangan,” ungkap Puan.

Taufiq Kiemas adalah seorang tokoh yang malang melintang di kancah politik. Almarhum menduduki kursi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat pada 2009-2014.

Beliau juga pernah mengeluarkan biografi pada ulang tahun ke-70 yang berjudul Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam. Buku itu menceritakan perjalanan hidup Taufiq sejak kecil, perjuangan politiknya, hingga menjadi ketua MPR. [MER]