BREAKING NEWS
 

Agar Kecelakaan Maut Di Balikpapan Tak Terulang, Truk ODOL Harus Ditertibkan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 21 Januari 2022 18:32 WIB
Anggota Komisi V DPR Irwan (Foto: Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kecelakaan maut yang terjadi di Balikpapan, Jumat (21/1) pagi, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPR daerah pemilihan Kalimantan Timur (Kaltim) Irwan. Dia mengucapkan turut berduka cita terhadap para korban kecelakaan tersebut. Dia juga meminta Kepolisian menindak tegas sopir dan pemilik kendaraan jika terbukti truk maut tersebut kelebihan muatan.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap seluruh korban yang meninggal dan juga yang dirawat di rumah sakit. Semoga seluruh korban meninggal dunia diterima di sisi Tuhan dan keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Irwan, kepada wartawan, Jumat (21/1).

Baca juga : Kecelakaan Maut Truk Di Balikpapan, 4 Meninggal, 4 Luka Berat, 17 Luka Ringan

Irwan menekankan pentingnya upaya konkret untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi. Salah satunya yakni pengetatan pengawasan dan penindakan yang lebih tegas terhadap truk over dimension over loading (ODOL).

Adsense

"Harus segera ada evaluasi dan tindakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang terus memakan korban di lokasi yang sama. Ini tidak boleh terus dibiarkan seperti ini," pintanya.

Baca juga : Yuk, Semangati Nakes Yang Sibuk Lagi Urus Pasien Covid

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, keberadaan truk ODOL di dalam kota tidak bisa ditolerir lagi. Karenanya, dia meminta sopir serta pemilik truk maut Balikpapan ditindak tegas.

"Harus segera ditindak tegas. Termasuk sopir dan pemilik kendaraan yang menyebabkan musibah besar hari ini, harus bertanggung jawab di hadapan hukum," papar anggota Komisi V DPR, yang membidangi transportasi itu.

Baca juga : Lukaku Terancam Ditendang Tuchel

Dia juga menitip pesan kepada Pemda Balikpapan segera merealisasikan pembangunan fly over di Simpang Rapak, TKP kecelakaan maut. Dia memastikan akan membantu bila Pemda menemui kendala perihal anggaran pembangunan fly over di Simpang Rapak.

"Kalau memang tidak ada duit APBD-nya untuk bangun fly over, kita coba gunakan opsi lain. Termasuk intervensi melalui APBN di Kementerian PUPR. Kita bantu kawal dan perjuangkan agar ke depan tidak terjadi lagi kejadian menyedihkan seperti ini," janji Irwan. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense