Dewan Pers

Dark/Light Mode

Agar Kecelakaan Maut Di Balikpapan Tak Terulang, Truk ODOL Harus Ditertibkan

Jumat, 21 Januari 2022 18:32 WIB
Anggota Komisi V DPR Irwan (Foto: Dok. DPR)
Anggota Komisi V DPR Irwan (Foto: Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kecelakaan maut yang terjadi di Balikpapan, Jumat (21/1) pagi, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPR daerah pemilihan Kalimantan Timur (Kaltim) Irwan. Dia mengucapkan turut berduka cita terhadap para korban kecelakaan tersebut. Dia juga meminta Kepolisian menindak tegas sopir dan pemilik kendaraan jika terbukti truk maut tersebut kelebihan muatan.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap seluruh korban yang meninggal dan juga yang dirawat di rumah sakit. Semoga seluruh korban meninggal dunia diterima di sisi Tuhan dan keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Irwan, kepada wartawan, Jumat (21/1).

Berita Terkait : Kecelakaan Maut Truk Diduga Rem Blong Di Balikpapan Tewaskan 21 Orang, 4 Luka Berat

Irwan menekankan pentingnya upaya konkret untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi. Salah satunya yakni pengetatan pengawasan dan penindakan yang lebih tegas terhadap truk over dimension over loading (ODOL).

"Harus segera ada evaluasi dan tindakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang terus memakan korban di lokasi yang sama. Ini tidak boleh terus dibiarkan seperti ini," pintanya.

Berita Terkait : Yuk, Semangati Nakes Yang Sibuk Lagi Urus Pasien Covid

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, keberadaan truk ODOL di dalam kota tidak bisa ditolerir lagi. Karenanya, dia meminta sopir serta pemilik truk maut Balikpapan ditindak tegas.

"Harus segera ditindak tegas. Termasuk sopir dan pemilik kendaraan yang menyebabkan musibah besar hari ini, harus bertanggung jawab di hadapan hukum," papar anggota Komisi V DPR, yang membidangi transportasi itu.

Berita Terkait : Lukaku Terancam Ditendang Tuchel

Dia juga menitip pesan kepada Pemda Balikpapan segera merealisasikan pembangunan fly over di Simpang Rapak, TKP kecelakaan maut. Dia memastikan akan membantu bila Pemda menemui kendala perihal anggaran pembangunan fly over di Simpang Rapak.

"Kalau memang tidak ada duit APBD-nya untuk bangun fly over, kita coba gunakan opsi lain. Termasuk intervensi melalui APBN di Kementerian PUPR. Kita bantu kawal dan perjuangkan agar ke depan tidak terjadi lagi kejadian menyedihkan seperti ini," janji Irwan. [UMM]