RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta elit partai tidak bikin gaduh dalam membahas isu penundaan Pemilihan Umum 2024. Partai politik seharusnya bisa menahan diri di tengah kesulitan ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19 ini.
"Elit Parpol jangan sampai membuat gaduh di masyarakat dengan kabar-kabar yang menjadi polemik. Partai politik seharusnya bisa menahan diri," kata LaNyalla di sela reses di Surabaya, Selasa (8/3).
Menurut dia, Pemerintah tidak pernah membahas masalah penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. "Saya rasa sikap Presiden Joko Widodo sudah jelas terhadap isu itu. Dan hal ini tidak pernah dibahas di pemerintahan," ucapnya.
Baca juga : Garap Jatim, Elit Partai Koalisi Dan Non Bidik Khofifah Di 2024
Karena itu, LaNyalla meminta media memberikan edukasi ke masyarakat serta mendudukkan dan menjernihkan persoalan ini agar situasi di tengah-tengah masyarakat tetap kondusif.
Eks Ketua Kadin Jatim tersebut menegaskan, sampai saat ini Presiden Joko Widodo tetap menginginkan Pemilu diadakan tahun 2024.
"Hal itu sudah sering disampaikan Presiden. Tapi yang terjadi seolah-olah Pemerintah mendorong pemilu ditunda. Ini yang tidak benar. Apalagi isu itu meluas kemana-mana dan menyeret sejumlah nama," katanya dikutip Antara.
Baca juga : Laskar Ganjar-Puan Tolak Pemilu Ditunda
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, Pemerintah tidak pernah membahas dan mendorong kedua wacana tersebut.
Presiden Jokowi, kata dia, sampai dua kali memimpin rapat kabinet yaitu pada 14 dan 27 September 2021 yang isinya meminta dirinya dan kementerian di bawahnya untuk melakukan sejumlah langkah.
Pertama memastikan Pemilu 2024 berjalan aman, lancar, tidak memboroskan anggaran, tidak terlalu lama masa kampanye-nya dan juga tidak terlalu lama jarak antara pemungutan suara dan hari pelantikan pejabat-pejabat hasil pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.