BREAKING NEWS
 

Tutup Rapat Paripurna Pas Masuk Waktu Dzhuhur, Puan Dibela NU Jakarta

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 25 Mei 2022 20:38 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PWNU DKI Jakarta, Lutfi Syarqawi membela langkah Ketua DPR Puan Maharani, yang menutup rapat paripurna saat memasuki waktu shalat Dzhuhur, Selasa (24/5).

Menurutnya, keputusan Puan sudah tepat.

Baca juga : Muzani: Riza Sosok Tepat Maju Di Pilkada DKI Jakarta

"Tak ada yang salah dari langkah Puan menutup rapat. Karena sudah memasuki waktu shakat Dzhuhur. Apalagi, rapat tersebut sudah tiga jam. Sudah molor 30 menit. Inti pembahasan juga sudah dibahas," kata Lutfi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (25/5).

Adsense

"Lebih baik rapat segera diakhiri. Agar anggota DPR dan para staf yang mayoritas muslim, bisa shalat tepat waktu," ujarnya.

Baca juga : Hadirkan Produk Berkualitas, Masyarakat Antusias Gelar Pangan Murah Di Jakarta Selatan

Lutfi pun menyayangkan sikap politisi PKS Amin AK yang ngotot menyampaikan interupsi, saat Puan sudah menyatakan hendak menutup rapat tersebut.

Seharusnya, kata dia, aspirasi itu disampaikan sebelum memasuki penghujung rapat paripurna.

Baca juga : Pimpin Rapat Paripurna Pengesahan RUU TPKS, Puan: Ini Momen Bersejarah

Bahkan saat sudah diberi kesempatan bicara oleh Puan, Amin AK justru menyampaikan interupsinya dengan panjang lebar dan bertele-tele.

"Harusnya karena sudah diberi waktu, interupsi bisa disampaikan dengan kalimat yang efektif dan bisa langsung masuk pada titik permasalahan sehingga tak memakan waktu," tutur Lutfi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense