BREAKING NEWS
 

Migor Curah Akan Dihapus

Sebaiknya Fokus Kendalikan Harga

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 15 Juni 2022 07:55 WIB
Pemerintah berencana menghapus minyak goreng (migor) curah lantaran kurang higienis. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

 Sebelumnya 
Sebaliknya, Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNl) Sahat Sinaga menilai, migor curah ini bermasalah. Sebab, ada potensi migor curah tumpah sebanyak 5-7 persen selama dalam perjalanan menuju konsumen.

Dengan kondisi Indonesia yang negara kepulauan, distribusi minyak goreng dalam bentuk curah dinilai tidak efisien. Pasalnya, proses perpindahan migor curah bisa berputar ke mana-mana.

Baca juga : Pejabatnya Kapan Jadi Tersangka

“Dari truk ke kapal, pindah ke jeriken, pindah lagi ke plastik,” kata dia.

Sahat menambahkan, migor curah juga rentan dicurangi dengan modus mengolah kembali dengan minyak jelantah. Belum lagi, migor curah tidak memiliki jaminan halal. Sehingga jika diwajibkan dalam kemasan, diharapkan status kehalalan migor menjadi lebih jelas.

Baca juga : Adakan Penyuluhan, Pertamina EP Dukung Penganggulanan Stunting

Hanya saja, kata Sahat, harga migor dalam kemasan nantinya setelah pelarangan curah akan di atas Rp 14 ribu per liter atau di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan Pemerintah. Sebab, adanya tambahan biaya untuk pengemasan. “Harga migor kemasan diprediksi Rp 15.500 per liter,” sebut Sahat.

Sahat mengatakan, minyak goreng dalam kemasan baru bisa direalisasikan dalam waktu 6 bulan ke depan. Sebab, Pemerintah tengah memberlakukan kebijakan wajib pemenuhan domestik (Domestic Market Obligation/DMO). “Jangan dikebut dalam tempo 2-3 bulan,” wanti-wanti Sahat.

Baca juga : Sebaiknya Ganjar Merendahkan Hati

Belum lagi, kata dia, butuh waktu untuk pengadaan mesin pengemasan minyak goreng termasuk ukuran yang akan tersedia di pasar.

Program ini juga menyangkut sekitar 2 juta ton migor curah per tahun, sehingga harus dipersiapkan dengan baik. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense