Sebelumnya
Dia berharap, turunnya Nadiem ke kampus-kampus dapat menyelesaikan problem di perguruan tinggi. Termasuk menangani keluhan para akademisi terkait Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 1 tahun 2023.
Isinya, tentang Jabatan Fungsional dan polemik terkait Rancangan Peraturan Menteri tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (RPM PM-PT) terkait akreditasi.
Baca juga : Heru Serukan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Jaga Kerukunan Di DKI Jakarta
Sementara, Nadiem Makarim menegaskan pentingnya terobosan yang baik dalam memajukan pendidikan nasional. Salah satunya, menghadirkan berbagai inovasi melalui Kampus Merdeka-Merdeka Belajar.
Nadiem mengatakan, pihaknya meluncurkan platform Rapor Pendidikan 2.0 yang merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Platform tersebut dihadirkan untuk membantu satuan pendidikan melakukan perencanaan berbasis data.
Baca juga : Srikandi Ganjar Jatim Upayakan Kesadaran Masyarakat Dalam Melestarikan Lingkungan
Melalui platform ini, kata Nadiem, satuan pendidikan dapat memanfaatkan hasil Assesmen Nasional sebagai bahan refleksi untuk membenahi berbagai aspek. Seperti, kompetensi literasi dan numerasi, karakter profil pelajar Pancasila, dan keamanan lingkungan belajar dari kekerasan.
“Pada versi 2.0, akses platform Rapor Pendidikan kini diperluas ke pendidik. Ini memungkinkan gotong royong antara kepala satuan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, dan operator,” ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.