Sebelumnya
Irjen Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh menjelaskan, pada prinsipnya Inspektorat Jenderal merupakan trusted advisor dalam pengelolaan keuangan negara. Adapun tugas utama Irjen sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) adalah menyelenggarakan pengawasan intern dalam pelaksanaan fungsi dari Kemenkeu.
"Jadi, kami menyusun kebijakan teknis, pengawasan pelaksanaan tugas, sampai pembinaan dan asurans fungsi kepatuhan," katanya.
Sementara prinsip utama yang diberikan Irjen, lanjut dia, memberikan asuransi, consulting, juga investigasi, termasuk koordinasi pengawasan.
Baca juga : Kenal Sejak Di Kopassus, Agum Gumelar Apresiasi Kinerja Prabowo Sebagai Menhan
Stakeholders Irjen mulai dari dari pimpinan, yakni menteri, wakil menteri, eselon I, dan di bawahnya. Sementara stakeholders eksternal antara lain Badan Pemeriksa Keuagan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahkan aparat penegak hukum dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kami mengawasi 11 unit eselon I dan satu unit non eselon, yakni Lembaga National Single Window (LNSW). Unit selon I ini memiliki 1.050 unit vertikal, ada kanwil, kantor pelayanan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT)," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengawasi tujuh badan layanan umum. Yakni, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Baca juga : Mahfud-Sri Mul Belum Satu Suara
Kemudian, Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LPDKI), Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).
Pihaknya juga mengawasi lima BUMN di bawah Kemenkeu yakni, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), PT Sarana Multigriya Finansia (SMF), Geo Dipa Energi, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
"Kalau dari perpektif pegawai kami mengawasi sekitar 78.921 pegawai," jelasnya.
Baca juga : Prof Mahfud “Keramasin” Anggota DPR
Irjen Kemenkeu, kata dia, memiliki 697 pegawai. Dari total tersebut, 407 merupakan auditor, dan nonauditor sebanyak 290 orang. Irjen sebagai pengawas juga fokus kepada peninigkatan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong sertifikasi profesi.
"Jadi banyak sertifikasi cuma yang banyak akuntan sebanyak 36," katanya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.