Sebelumnya
Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengingatkan pentingnya kolaborasi bersama dalam pengendalian inflasi dan peningkatan ketersediaan pangan pokok nasional.
Mengingat, dunia dihadapkan tantangan yang semakin berat, yaitu adanya perubahan iklim dan iklim ekstrem kekeringan (El-Nino). Diprediksi, produksi dan ketersediaan pangan secara global akan menurun, termasuk Indonesia.
“Pertemuan ini adalah implementasi arahan Bapak Presiden Jokowi yang meminta mengarahkan 6 provinsi utama untuk ketersediaan pangan lebih khusus menghadapi El Nino,” kata Syahrul dalam Rapat Koordinasi pengendalian inflasi di kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, kemarin.
Baca juga : Harga Beras Makin Liar, Zulhas Ngapain Aja
Rapat koordinasi ini dalam rangka memposisikan Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional sekaligus.
“Kalau tidak diantisipasi dengan baik, El Nino mempunyai dampak yang signifikan terhadap penurunan produksi,” sambung mantan Gubernur Sulsel dua periode ini.
Kementan lalu memberikan bantuan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 30 unit traktor roda 4, 30 unit traktor roda 2, 30 unit cultivator, 40 unit pompa air, 50 unit handsprayer.
Baca juga : Relawan SandiUno Inisiasi Sembako Murah Bagi Ratusan Warga Sidoarjo
Selanjutnya, dilakukan penandatangan komitmen bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Gowa dalam rangka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) masing-masing senilai Rp 100 juta dan Rp 50 juta.
“Pengalaman dan praktik-praktik yang sudah pernah berjalan dengan baik dalam menanggulangi perubahan iklim ekstrem El Nino, perlu digerakkan lagi. Tentunya dalam upaya penyediaan pangan yang cukup dan mempertahankan kinerja sektor pertanian,” tuturnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 20/9/2023 dengan judul Harga Beras Meroket, Pakan Ternak Mahal, Surplus Beras Nggak Sesuai Faktanya Nih
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.