Sebelumnya
Sementara, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, peranan TNI sangat penting karena memiliki kekuatan besar hingga ke tingkat bawah. Hal ini dapat menjadi motor penggerak bagi pelaksanaan dan peningkatan produktivitas pertanian khususnya padi dan jagung dengan melakukan penambahan luas lahan, optimasi lahan dan pompanisasi.
“Kerja sama dengan TNI adalah akselerasi peningkatan produksi melalui dua agenda, yakni perluasan areal tanam dan optimasi lahan yang didukung dengan pompanisasi. Yang pasti, Kementan dan TNI berkomitmen menciptakan hasil pembangunan pertanian yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Amran pada acara Penandatangan Nota Kesepahaman dan Kerjasama untuk Program Optimasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Gedung Auditorium Kementan, Senin (4/2/2024).
Amran menjelaskan, melalui kegiatan optimasi lahan dan penambahan luas areal tanam tentunya akan dapat meningkatkan hasil produksi yang lebih baik. Ke depan, Indonesia dapat merajai ekspor serta mampu menekan impor. Terobosan ini guna menjadi solusi nyata mengingat saat ini sektor pertanian memiliki tantangan dan dinamika yang cukup besar.
Baca juga : Impor Bahan Baku Pupuk Bakal Turun
Terlebih, Indonesia dan juga dunia menghadapi perubahan iklim El Nino yang cukup panjang, sehingga ancaman krisis pangan perlu terus diwaspadai secara bersama-sama.
Amran berharap, kolaborasi Kementan-TNI dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari yang tadinya hanya satu kali menjadi dua kali tanam per tahun. Lahan rawa adalah lahan yang harus dihidupkan melalui mekanisasi dan pertanaman yang lebih baik.
“Insya Allah sekarang bisa menambah produksi dan menambah indeks pertanaman dari yang satu kali menjadi dua kali bahkan tiga kali. Dengan areal tanam yang dilakukan, diharapkan produksi kita membaik,” tegasnya.
Baca juga : Kepala Daerah Harus Rajin Cek Ke Lapangan
Pada kesempatan yang sama, Waaster Kasad TNI AD Brigjen TNI Heri Susanto mengatakan, pihaknya siap mensukseskan kegiatan optimasi lahan, perluasan areal tanam dan pompanisasi. Teknis pelibatan TNI, yakni melakukan pendampingan dan membantu pelaksanaan di lapangan bersama dinas pertanian dan petani.
“Kami siap mendukung apa yang disampaikan Pak Menteri dalam akselerasi produksi melalui kegiatan penambahan luas tanam, optimasi lahan dan pompanisasi. Kami yakin mencapainya. Pak Menteri yakin, kami tambah yakin bisa mengerjakan,” tegas Heri.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 5/3/2024 dengan judul Kementan-TNI Ubah Rawa Jadi Sawah, Terobosan Menjaga Kedaulatan Pangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.