BREAKING NEWS
 

Waka MPR Dorong Gen Z Tingkatkan Kompetensi Untuk Menjadi Pemimpin Masa Depan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 18 Juli 2024 13:00 WIB
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad berfoto bersama peserta Diskusi Aktual Berbangsa Dan Bernegara yang digelar di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (17/7/2024). (Foto: MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, mengajak anak muda untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri guna mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan.

"Jadi, jangan berhenti untuk belajar. Kata Rasulullah, tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat," kata Fadel Muhammad dalam diskusi dalam Diskusi Aktual Berbangsa Dan Bernegara yang digelar di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (17/7/2024). 

Pimpinan MPR dari Kelompok DPD ini mengatakan, ada tiga syarat utama untuk menjadi pemimpin terutama di tingkat daerah seperti gubernur. Ia lalu membagikan pengalamannya mengenai kepemimpinan yang efektif dan pembangunan daerah.

Baca juga : PLN EPI Dukung Peningkatan Kapasitas BUMDes Gunungkidul

Fadel Muhammad menyebutkan syarat pertama untuk menjadi pemimpin daerah adalah memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai. 

Syarat kedua adalah inovasi dalam mengelola anggaran belanja. Hal ini penting karena APBD Provinsi Gorontalo sangat kecil dibandingkan dengan daerah lain. Ia menceritakan saat ia menjabat sebagai Gubernur Gorontalo pada 2001, anggarannya hanya sekitar Rp300 miliar. Saat berakhir, naik sedikit menjadi Rp600 miliar. 

Adsense

Karena itu, dibutuhkan inovasi untuk mengelola anggaran dengan baik dan optimal. Dengan anggaran terbatas, Fadel Muhammad berhasil meningkatkan perekonomian Gorontalo. Salah satu inovasinya adalah memfokuskan anggaran pada bidang pertanian, khususnya jagung, kelapa, dan cabai. Selain itu, ia juga mengembangkan sektor perikanan, terutama budidaya rumput laut.

Baca juga : Hadiri Upacara Praspa, Bamsoet Dorong Peningkatan Profesionalitas TNI-Polri

Usahanya membuahkan hasil yang signifikan. Produksi jagung di Gorontalo meningkat pesat hingga mampu diekspor. Sampai sekarang, Gorontalo dikenal provinsi jagung.

"Waktu itu saya dipanggil sebagai gubernur jagung. Tidak apa-apa. Saya tidak malu. Malah bangga," kenang Fadel Muhammad. 

Syarat ketiga, menurut Fadel Muhammad, seorang pemimpin harus memiliki jaringan (network) di tingkat nasional. "Tanpa jaringan yang baik, akan sulit bagi orang tersebut untuk dianggap serius dan untuk membangun daerahnya," tegasnya.

Baca juga : Bamsoet Resmikan Kantor IMI Sulut, Dorong Peningkatan Prestasi Olahraga Otomotif

Fadel juga menyoroti pentingnya melibatkan pemerintah pusat dalam pembangunan daerah. "Tanpa melibatkan pemerintah pusat, Gorontalo ini akan sulit berkembang," jelasnya.  

Senator dari daerah pemilihan Gorontalo itu mengingat kembali masa kepemimpinannya sebagai gubernur. Di mana anggaran daerah sangat terbatas, tapi berhasil membuat program yang monumental karena mendapat bantuan pusat. 

Menutup sambutannya, Fadel Muhammad mengingatkan anak muda agar terus belajar. Setelah itu berkreasi dan berinovasi. Tak kalah penting, kata Fadel Muhammad, jangan takabur dan sombong. Juga jangan melawan sunatullah. "Misalnya, jika kita melompat dari tempat yang tinggi, pasti kita akan terluka. Kita harus memahami batasan kita. Ketiga, ikuti hati kecil. Kita diajarkan untuk melakukan salat istikharah agar kita bisa mengikuti hati kecil kita. Jika kita melakukan ini, insya Allah kita akan sukses," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense