BREAKING NEWS
 

Bertemu Menteri Maman, Bamsoet Dorong UMKM Tingkatkan Pemanfaatan Platform Digital

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 18 Desember 2024 20:25 WIB
Anggota DPR/Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bambang Soesatyo (kedua kanan) bertemu Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kedua kiri), di Parle Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, di tengah era teknologi yang terus meningkat, pemanfaatan platform digital dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia merupakan langkah krusial yang tidak dapat diabaikan. Dengan kemampuan menjangkau konsumen secara lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghadapi tantangan di era digital, UMKM yang memanfaatkan teknologi memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang. Karena itu, dukungan dari pihak-pihak terkait, baik Pemerintah maupun swasta, untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelaku UMKM sangatlah penting. 

Bamsoet memaparkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah UMKM terbesar di dunia. Menurut data Kementerian UMKM, UMKM di Indonesia berkontribusi sekitar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Dari data tersebut jelas bahwa UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional.

“Untuk menghadapi persaingan global dan tuntutan pasar yang semakin berubah, pemanfaatan platform digital menjadi suatu keharusan bagi pengembangan UMKM di Indonesia," ujar Bamsoet, usai bertemu Menteri UMKM Maman Abdurrahman, di Parle Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Baca juga : Mendagri Dorong Pemda Ubah Pola Pikir Untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, salah satu aspek utama dari pemanfaatan platform digital adalah kemampuan untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Dengan menggunakan media sosial, e-commerce, dan platform pemasaran digital lainnya, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar mereka tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional, bahkan internasional. 

Adsense

Data dari Google dan Temasek menunjukkan, nilai e-commerce di Indonesia diprediksi mencapai 83 miliar dolar AS pada 2025. Kata Bamsoet, ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat.

“Ini mencerminkan potensi besar bagi UMKM untuk mengambil bagian dalam pasar digital. Dengan lebih dari 175 juta pengguna internet di Indonesia, pemanfaatan platform digital memungkinkan UMKM untuk menyesuaikan strategi pemasaran berdasarkan perilaku konsumen yang terus berkembang," kata Bamsoet.

Baca juga : Menhan Dorong Kemitraan Strategis Dengan Rumania Untuk Keamanan Global

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini memaparkan, pemanfaatan platform digital juga memungkinkan UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka. Banyak UMKM yang masih mengandalkan metode tradisional dalam penjualan dan manajemen inventaris. Dengan menggunakan perangkat lunak manajemen atau aplikasi untuk pembukuan dan pengelolaan stok, UMKM dapat mengurangi kesalahan dan kehilangan yang sering terjadi dalam proses manual.

Namun, meskipun potensi dan manfaat dari platform digital sangat besar, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan digital di kalangan pelaku UMKM.

“Banyak dari mereka yang belum sepenuhnya memahami cara mengintegrasikan teknologi dalam bisnis mereka. Karena itu, program pelatihan dan pendampingan dari pemerintah dan lembaga swasta sangat penting untuk mengatasi hambatan tersebut," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense