BREAKING NEWS
 

Supaya Subsidi Tepat Sasaran

DPR Dukung Distribusi Elpiji 3 Kg Diperbaiki

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Kamis, 6 Februari 2025 07:10 WIB
Anggota Komisi XII DPR Mulyadi. Foto: Dok. DPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mendukung kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menata distribusi elpiji 3 kilogram (kg) agar lebih tepat sasaran. Penataan ini perlu dilakukan agar harga gas melon itu tidak melebihi harga yang ditetapkan.

Anggota Komisi XII DPR Mulyadi mengatakan, sebetulnya apa yang dilakukan Menteri ESDM (penataan terhadap distribusi elpiji 3 kg) sudah bagus.

Baca juga : Raih Laba Rp 55,8 Triliun, Kinerja Mandiri Menyala

“Agar tidak terjadi harga gas 3 kilogram yang terlalu mahal di masyarakat. Itu sebetulnya tujuannya,” kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Mulyadi mengatakan, selama ini penjualan elpiji 3 kg di tingkat pengecer kurang mendapat pengawasan. Yang terjadi di lapangan, pengecer bisa menjual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 17 ribu per tabung.

Baca juga : Hilirisasi Dongkrak Nilai Tambah Dan Daya Saing

“Selama ini pengecer tidak dikontrol. Bebas merdeka. Dia menjual dengan harga berapa pun, itu tidak bisa dikontrol. Nah, sekarang (Menteri ESDM ingin) pengecer ini harus dikontrol oleh Pertamina,” ungkapnya.

Karena itu, dia menyambut baik langkah Bahlil menata sistem administrasi di tingkat pengecer menjadi sub pangkalan. Sub pangkalan ini semuanya nanti didata oleh Pertamina. Tujuannya bisa diawasi dan dikontrol sehingga tidak lagi menjual di luar ketentuan yang ditetapkan.

Baca juga : Waspada, Pengemis Serbu Jakarta Jelang Bulan Puasa

“Kenapa diganti sub pangkalan, supaya dia terdata. Dia menjual kepada siapa saja, dengan harga berapa bisa diketahui. Selama ini kan pengecer tidak terdata dan bebas. Misalnya HET-nya Rp 17 ribu, dia bisa menjual Rp 30 ribu misalnya. Itu kan sangat merugikan masyarakat,” jelasnya.

Adsense

Dengan sistem administrasi distribusi yang digagas Bahlil ini, potensi penyimpangan dan penyelewengan penjualan elpiji 3 kilogram ini bisa dicegah. Tidak ada lagi elpiji yang dijual jauh di atas HET. Potensi terjadinya pengoplosan bisa diantisipasi. Lebih penting dari itu, distribusinya juga bisa lebih tepat sasaran.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense