RM.id Rakyat Merdeka - Gerak cepat dan tindakan sigap Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam menindaklanjuti kasus-kasus tindak pidana korupsi menuai respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai.
Menurut Yorrys, potensi kerugian negara yang cukup besar dalam pengusutan kasus-kasus korupsi di Kejaksaan Agung, telah menjadi perhatian publik.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemenuhan kebutuhan rakyat yang sangat mendesak, perilaku koruptif tersebut tidak bisa ditoleransi sedikitpun.
Baca juga : Mahfud Puji Prabowo
"Potensi kerugian negara yang berkisar dari ratusan miliar hingga ratusan triliun bukanlah nilai yang kecil. Betapa besar kepentingan publik yang ternodai dan dirugikan akibat perilaku koruptif tersebut," ungkap Yorrys dalam keterangannya di Jakarta (3/3/2025).
Yorrys, yang juga senator asal Papua Tengah itu menyoroti perilaku-perilaku koruptif yang menyasar sumber-sumber daya alam yang dipastikan merugikan negara dengan jumlah yang tidak sedikit.
Sebab itulah, pengelolaan sumber daya alam tidak bisa dijalankan tanpa didukung dengan figur yang terpercaya dan tata kelola yang baik.
Baca juga : Istana: Pemerintah Dukung Kejagung Usut Korupsi Minyak Mentah
"Tata Niaga Timah, Impor Gula hingga Tata Kelola Minyak Mentah, jika tidak dijalankan dengan mekanisme dan prosedur yang semestinya, pasti akan merugikan negara dan hajat rakyat dalam jumlah yang besar," tegas Yorrys.
Oleh karena itu, Yorrys memberikan dukungan penuh atas kinerja Kejaksaan Agung yang menindaklanjuti berbagai dugaan dan potensi korupsi yang menjadi perhatian dan menyangkut hajat besar publik.
Ia pun meminta Kejaksaan Agung untuk tidak gentar berhadapan dengan siapapun dan kepentingan apapun dan tetap konsisten menjadi penegak hukum bagi kepentingan rakyat.
Baca juga : Jasa Tirta II Dukung Atlet Dayung Indonesia Hadapi Kompetisi Internasional
Tokoh Papua itu menyatakan, Kejagung telah membuktikan diri sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya publik. Tidak heran, jika publik menempatkannya di posisi ketiga dengan nilai 75 persen sebagai lembaga yang dipercaya publik, di bawah TNI dan Presiden.
"Sebagai wakil rakyat dan pimpinan DPD RI, saya mendukung kinerja Kejaksaan Agung untuk tetap berada di garda terdepan pemberantasan korupsi, tidak gentar dan tanpa pandang bulu," pungkas Yorrys.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.