BREAKING NEWS
 

Fraksi PKS DPR: Perjuangan Paus Fransiskus Bagi Palestina Harus Berlanjut

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 22 April 2025 19:33 WIB
Anggota Komisi I DPR Sukamta. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR Sukamta menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Sukamta menilai Paus telah mengabdikan hidupnya untuk nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan keadilan lintas iman.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang terdalam dan simpati yang tulus kepada Gereja Katolik di seluruh dunia dan kepada seluruh umat Kristiani. Paus Fransiskus adalah sosok yang gigih dalam mempromosikan dialog antaragama, perdamaian, serta penolakan terhadap kebencian, rasisme, dan kekerasan,” kata Sukamta, dalam keterangannya, Selasa (22/4/2025).

Baca juga : Edukasi Pekerja Migran RI, Annisa Mahesa Berbagi Resep Aman Berutang

Menurut politisi yang akrab disapa Kamta itu, Paus merupakan sosok pemimpin yang memiliki komitmen kuat dalam menyuarakan perdamaian.

Adsense

Paus, tambahnya, bahkan menolak segala bentuk perang dan kekejaman terhadap umat manusia, mengecam agresi militer dan kejahatan perang, termasuk genosida terhadap rakyat Palestina.

Baca juga : Prof. Didik: Paus Fransiskus Pemimpin Spiritualitas Yang Merangkul Semua

“Fraksi PKS mengapresiasi warisan perjuangan moral Paus Fransiskus. Kami menyerukan agar misi Paus yang belum selesai yakni penghentian penindasan dan genosida di Palestina terus dilanjutkan oleh semua pihak yang mencintai kemanusiaan,” lanjut Kamta.

PKS mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk meneruskan semangat Paus dalam menegakkan keadilan global. Khususnya membela hak-hak rakyat Palestina yang hingga hari ini masih mengalami penjajahan dan kekerasan dari rezim Israel.

Baca juga : Vatikan: Paus Fransiskus Meninggal Karena Stroke Dan Gagal Jantung

“Semoga keteladanan moral Paus Fransiskus menjadi inspirasi lintas iman untuk bersatu melawan ketidakadilan. Dunia tidak boleh diam terhadap genosida yang terjadi di Palestina,” tutup Kamta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense