Dark/Light Mode

Dukung Evakuasi Sementara Sebagian Warga Palestina, Baznas Siap Fasilitasi Perawatan

Kamis, 17 April 2025 20:34 WIB
Ketua Baznas KH. Noor Achmad, MA. (Foto: Dok. Baznas)
Ketua Baznas KH. Noor Achmad, MA. (Foto: Dok. Baznas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendukung niat baik Presiden  Prabowo Subianto untuk melakukan evakuasi sementara bagi sebagian warga Gaza, Palestina yang terluka, yatim piatu, serta yang mengidap penyakit lainnya akibat agresi yang masih terus berlangsung di wilayah tersebut. 

“Baznas mendukung niat baik Presiden Prabowo untuk evakuasi sementara sebagian warga Gaza yang terluka, yatim dan mengidap penyakit lainnya, karena informasi dari Tim Baznas memang banyak yang harus ditolong. Kalau tidak ditolong segera, mereka bisa mati karena tidak ada perawatan dan obat-obatan,” ujar Ketua Baznas RI, KH. Noor Achmad, MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (17/4/2025). 

Kiai Noor menambahkan, Baznas tidak melihat bahwa evakuasi tersebut mengikuti kebijakan Presiden Trump. 

“Kita perlu membedakan antara evakuasi dengan relokasi. Evakuasi bersifat sementara dan harus dikembalikan setelah sembuh.," ujar Kiai Noor 

Ia menambahkan, evakuasi tersebut bersifat sementara, bukan relokasi permanen. 

Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza

“Setelah mereka sembuh dan situasi memungkinkan, mereka akan dikembalikan ke Gaza. Kekhawatiran evakuasi untuk sebagian warga Gaza, yakni sekitar 1.000 sampai dengan 2.000 orang, yang disamakan dengan relokasi tentu harus ditepis karena jumlah warga Gaza itu tidak kurang dari 2,2 juta orang," ungkapnya.

Kiai Noor menambahkan, Baznas siap melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi perawatan dan pendidikan bagi anak yang terluka, yang sakit dan yatim. 

"Sekarang ini juga cukup banyak yang mendapat perawatan di Mesir dan Yordania,” ujarnya.

“Kami menyaksikan langsung bahwa para pengungsi Palestina di Mesir maupun di Yordania juga sangat membutuhkan pertolongan. Banyak yang dirawat di rumah sakit, namun kapasitasnya tidak mencukupi. Karena itu, evakuasi resmi ke Indonesia menjadi langkah strategis,” ucap Kiai Noor.

Ia menambahkan, proses evakuasi dan pengembalian ke Gaza harus dilakukan secara resmi melalui jalur diplomatik, demi menjamin perlindungan dan kepastian hukum bagi para pengungsi. 

Baca juga : RI Tolak Relokasi Paksa Warga Palestina, Prabowo Konsultasi Ke Pemimpin Timteng

“Termasuk rumah sakit di Mesir yang setiap hari menerima pasien baru dari Gaza. Banyak dari mereka masuk secara tidak resmi. Maka dari itu, apabila evakuasi ini dilakukan secara resmi, pengembaliannya ke Gaza juga harus melalui jalur resmi,” kata Kiai Noor.

Ia menambahkan, Baznas siap mendukung penuh proses evakuasi untuk sebagian warga Gaza.

“Kami siap berkontribusi, seperti yang telah kami lakukan sebelumnya,” tegasnya. 

Lebih lanjut, jelas Kiai Noor, Baznas telah lama menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit dan lembaga internasional yang menangani korban konflik Palestina, termasuk King Hussein Cancer Center (KHCC) di Yordania.

“Kami juga bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent (ERC), Sunaul Hayah, Bayt Zakat, serta UNRWA dan JHCO. Bantuan yang kami berikan juga menjangkau pengungsi yang dirawat di luar Gaza,” kata Kiai Noor. 

Baca juga : Kunjungi Command Center Pelni, Wapres Pantau Arus Balik Tranportasi Laut

“Selain bantuan ke Gaza, sebagian bantuan BAZNAS yang disalurkan melalui Grand Syeikh juga diberikan kepada korban Palestina yang sedang dirawat di Mesir,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan fasilitas khusus, mulai dari apartemen hingga perawatan medis, untuk menampung para pengungsi yang akan dievakuasi. 

“Kalau diminta, Baznas siap ikut serta. Kami punya pengalaman dan mitra yang cukup untuk membantu secara logistik maupun kemanusiaan,”pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.