Sebelumnya
Alex mengusulkan agar perbedaan ini dibahas dalam rapat konsinyasi pada 10 Juli 2025 sebelum hasil pembahasan diserahkan ke Badan Anggaran DPR.
“Ayo diselaraskan. Karena anggaran untuk Kementan sekarang hanya Rp 13 triliun lebih, tapi target dari Bappenas jauh lebih besar,” ujarnya.
Menanggapi itu, Andi Amran Sulaiman menjelaskan, pagu indikatif Kementan tahun 2026 sebesar Rp13,75 triliun, sesuai surat dari Kemenkeu dan Bappenas.
Baca juga : Kopdes Merah Putih Diawasi Jaksa Dan KPK
Dari jumlah tersebut, Rp 10 triliun dialokasikan untuk program cetak sawah seluas 150 ribu hektare dan peningkatan produksi padi, sementara sisanya untuk belanja pegawai, operasional, dan program strategis lainnya.
Namun, Amran menilai alokasi tersebut masih jauh dari kebutuhan riil. Karena itu, pihaknya telah bersurat ke Bappenas dan Kemenkeu untuk mengusulkan penyesuaian pagu menjadi Rp 44,64 triliun.
“Anggaran yang ada belum mencukupi kebutuhan mandatori, seperti gaji pegawai, pengangkatan CPNS dan P3K, hingga peralihan penyuluh pertanian ke pusat,” jelasnya.
Baca juga : PDIP Sarankan Ketua DPR Segera Bertemu Presiden
Menurut Amran, rincian alokasi anggaran Kementan tahun 2026 mencakup ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas Rp10,45 triliun, nilai tambah dan daya saing industri pertanian Rp 0,76 triliun. Lalu, pendidikan dan pelatihan vokasi Rp9,52 miliar, dukungan manajemen dan lainnya Rp 2,54 triliun.
Amran menegaskan, penyesuaian anggaran sangat penting guna mendukung swasembada pangan dan hilirisasi komoditas, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 8 Juli 2025 dengan judul "Usulkan Tambahan Anggaran Rp 10 Triliun, Kementan Diminta Cermat Susun Target Cetak Sawah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.