BREAKING NEWS
 

Kontroversi Proyek Resort Di Pulau Padar

Kelestarian Alam Terancam, Habitat Komodo Terganggu

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : AULIA DARWIS
Sabtu, 9 Agustus 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi VII DPR Kaisar Abu Hanifah. (Foto: Dok. DPR RI).

 Sebelumnya 
"Kami sepakat tidak dilakukan pembangunan di Pulau Padar. Sebisanya lebih mendekat ke Labuan Bajo," kata Rahayu dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

Rahayu memastikan masalah ini sudah dikomunikasikan kepada Menteri Pariwisata. Hasilnya, berdasarkan keterangan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), izin pembangunan di Pulau Padar itu sudah ada dari beberapa tahun lalu.

Baca juga : Kapolri: Polri Sudah Bagikan 310 Ton Beras

Oleh karena itu, Rahayu mendorong agar izin pembangunan di wilayah itu dikaji ulang. Pembangunan sektor wisata tetap harus memperhatikan lingkungan hidup dan masyarakat lokal.

Dia mendorong sektor pariwisata harus membantu pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada masyarakat lokal. Sehingga nantinya menimbulkan perputaran ekonomi bukan hanya di dalam negeri, juga dari luar negeri.

Baca juga : Kemenkum Bikin Aturan Baru, Lebih Transparan

"Jadi harus ada peninjauan ulang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata dan yang lain, supaya betul-betul menghadirkan sesuatu yang bisa disepakati oleh semua pihak," desak politikus Gerindra ini.

Sebagai informasi, PT Komodo Wildlife Ecotourism (KWE) sebagai pemegang konsesi sedang merancang pembangunan 619 fasilitas wisata di Pulau Padar, kawasan konservasi yang masuk Taman Nasional Komodo.

Baca juga : Penyebar Isu Munaslub, Ayo Tunjukkan Mukamu!

Dari 619 fasilitas wisata terdiri dari 448 villa, 13 restoran, sebuah bar raksasa seluas 1.200 meter persegi, 7 lounge, 7 gym center, 7 pusat spa, 67 kolam renang. Kemudian ada 1 istana bergaya Prancis atau kastil (Hiltop Chateau) dan sebuah wedding chappel. TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 9 Agustus 2025 dengan judul "Kontroversi Proyek Resort Di Pulau Padar Kelestarian Alam Terancam, Habitat Komodo Terganggu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense